Selalu Merasa Sibuk? Jangan-jangan Anda Mengalami Gangguan Ini

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 06 September 2018 | 19:15 WIB
Selalu Merasa Sibuk? Jangan-jangan Anda Mengalami Gangguan Ini
Sibuk tanpa benar-benar tahu apa penyebabnya, waspadai gangguan ini. (Shutterstock)

Suara.com - Anda selalu merasa sedang sibuk, meskipun tak tahu persis apa yang membuat Anda begitu sibuk? Jika hal ini sering dirasakan, hati-hati, mungkin Anda mengalami Compulsive Doing Syndrome.

Compulsive Doing Syndrome adalah sebuah gangguan di mana seseorang cenderung mengukur harga diri dan kehormatannya pada skala kesibukan, untuk menunjukkannya ke banyak orang.

Biasanya, hal ini terjadi pada orang-orang yang membebani diri mereka dengan tanggung jawab sampai mereka tidak punya waktu luang lagi untuk bertemu teman, keluarga, bahkan bersenang-senang. Ini mungkin juga terjadi jika mereka mencoba untuk melarikan diri dari masalah dalam hidup mereka.

Merasa Anda cocok dengan deskripsi di atas? Jangan takut, dilansir Times of India, berikut cara-cara mengatasi Compulsive Doing Syndrome:

1. Kesibukan tidak sama dengan harga diri

Berhentilah menganggap kesibukan sebagai salah satu dari harga diri atau kehormatan Anda. Sebagai gantinya, cobalah berpikir kesibukan sebagai masalah gaya hidup yang benar-benar terjadi.

Menjadi sangat sibuk sehingga Anda tidak punya waktu untuk bernapas sebenarnya mencerminkan manajemen waktu Anda yang buruk dan kurangnya fokus. Jika Anda lebih fokus, Anda pasti akan menyelesaikan tugas Anda lebih awal, sehingga Anda memiliki cukup banyak waktu untuk memeriksa daftar tugas dan melakukan hal lainnya.

2. Latihan pernapasan

Mulailah latihan pernapasan dua kali sehari selama 5 menit. Sadari bahwa pernapasan menenangkan sistem Anda dan membantu Anda rileks.

3. Masukkan waktu istirahat dalam jadwal

Penting untuk memasukkan waktu istirahat dalam jadwal Anda. Di waktu istirahat ini, jangan lakukan apa pun di waktu luang Anda. Misalnya, Anda tak harus memiliki rencana kegiatan apapun yang harus Anda lakukan ketika pulang ke rumah.

Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)
Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)

Pergilah untuk jogging, dan dengarkan musik yang menenangkan. Tapi perlu diingat, menghabiskan waktu di media sosial tidak dihitung sebagai istirahat.

4. Tetapkan batasan

Anda mungkin memiliki terlalu banyak tanggung jawab yang sebenarnya tidak perlu Anda penuhi. Tetapkan batasan pribadi dan profesional dan luangkan waktu untuk diri sendiri.

5. Jangan lewatkan makan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tips Menjaga Hubungan dengan Pacar di Tengah Kesibukan Padat

Ini Tips Menjaga Hubungan dengan Pacar di Tengah Kesibukan Padat

Lifestyle | Senin, 03 September 2018 | 13:25 WIB

Berapa Kali Kamu Selfie Sehari? Awas Kena Penyakit Mental

Berapa Kali Kamu Selfie Sehari? Awas Kena Penyakit Mental

Tekno | Sabtu, 26 Mei 2018 | 19:30 WIB

Ini 8 Mitos Skizofrenia yang Sering Timbulkan Kesalahpahaman

Ini 8 Mitos Skizofrenia yang Sering Timbulkan Kesalahpahaman

Health | Kamis, 01 Maret 2018 | 14:08 WIB

WHO: Kecanduan Video Game Salah Satu Gangguan Mental

WHO: Kecanduan Video Game Salah Satu Gangguan Mental

Health | Selasa, 26 Desember 2017 | 12:20 WIB

Studi: Sakit Mental Bisa Ditransfer Antargenerasi

Studi: Sakit Mental Bisa Ditransfer Antargenerasi

Health | Jum'at, 01 Desember 2017 | 14:39 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB