Menstruasi Tidak Teratur? Atasi dengan Resep Dokter

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 13 September 2018 | 09:01 WIB
Menstruasi Tidak Teratur? Atasi dengan Resep Dokter
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Setiap perempuan punya siklus menstruasi yang berbeda-beda, ada yang lancar dan teratur, tapi ada juga yang terhambat sehingga tidak mengalami menstruasi atau bahkan menstruasi terjadi lebih dari satu kali dalam sebulan.

Lantas, adakah obat untuk menstruasi tidak teratur yang diberikan oleh dokter?

Apa saja obat untuk menstruasi tidak teratur dengan resep dokter?

Wanita dengan siklus menstruasi teratur mungkin akan lebih mudah untuk menghadapi si tamu bulanan ini. Namun, beda ceritanya bagi wanita dengan siklus menstruasi yang kacau. Berbagai hal mungkin dipilih untuk mengobati kondisi ini.

Salah satunya dengan minum obat untuk menstruasi tidak teratur yang didapat melalui resep doktern seperti dilansir Hello Sehat. Berikut pilihannya:

1. Medroxyprogesterone

Medroxyprogesterone adalah jenis hormon wanita (progestin) yang mirip dengan hormon progesteron dalam tubuh. Itu sebabnya, obat ini bertugas untuk menggantikan peran hormon progesteron saat tubuh sedang tidak mampu memproduksinya.

Medroxyprogesterone bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan lapisan dinding rahim dan memicu produksi hormon tertentu dalam rahim. Atas dasar itulah medroxyprogesterone dipercaya mampu mengobati siklus mentruasi yang abnormal karena terjadi lebih sering ataupun tidak terjadi menstruasi sama sekali dalam beberapa bulan (amenore).

Ikuti petunjuk dokter sebelum minum medroxyprogesterone. Obat ini mungkin tidak sepenuhnya menyembuhkan, tapi bisa membantu memperbaiki jadwal menstruasi yang kacau.

2. Tranexamic acid (Cyklokapron)

Tranexamic acid jenis cyklokapron lebih sering digunakan guna mencegah dan mengurangi perdarahan setelah cabut gigi.

Namun, obat ini juga bisa dikonsumsi jangka pendek bila Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Ikuti semua petunjuk dokter dan aturan minum yang tercantum di kemasan obat. Hindari obat cyklokapron jika Anda memiliki buta warna, masalah dengan pembuluh darah di mata, pembekuan darah, dan perdarahan di otak.

3. Tranexamic acid (Lysteda)

Lysteda yang juga termasuk obat golongan tranexamic acid adalah obat untuk menstruasi tidak teratur guna meredakan perdarahan menstruasi berat. Beri tahu semua riwayat kesehatan Anda pada dokter sebelum minum obat lysteda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astronaut Wanita Menstruasi di Luar Angkasa? Ini Penjelasannya

Astronaut Wanita Menstruasi di Luar Angkasa? Ini Penjelasannya

Health | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:43 WIB

Gara - gara Diet Keto, Kacaulah Siklus Menstruasi

Gara - gara Diet Keto, Kacaulah Siklus Menstruasi

Health | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 19:45 WIB

Darah Menggumpal saat Menstruasi, Bisa Jadi Tanda Bahaya

Darah Menggumpal saat Menstruasi, Bisa Jadi Tanda Bahaya

Health | Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:58 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB