Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 15 September 2018 | 14:12 WIB
Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia
Kanker Limfoma. (Shutterstock)

Suara.com - Ada kabar gembira terutama bagi pasien kanker limfoma, kini obatnya diproduksi di Indonesia.

Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menunjukkan, sekitar 1.000 orang setiap hari di dunia, didiagnosis menderita limfoma. Sementara di Indonesia, diambil dari data Globocan 2018, sebanyak 35.490 orang didiagnosis limfoma dalam lima tahun terakhir dan 7.565 orang di antaranya meninggal dunia.

Angka kematian yang cukup tinggi tersebut, kata dr Ronald A. Hukom, MHSc, Sp.PD, KHOM, FINASIM dari Perhimpunan Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin), karena lambatnya deteksi sehingga penanganannya sudah pada stadium lanjut.

"Lebih parah lagi, karena masih ada pasien yang tidak berobat ke dokter yang tepat, atau memilih pengobatan melalui jalur alternatif, atau dukun,” jelas dr Ronald di acara Peringatan Hari Peduli Limfoma Sedunia bersama Ferron Par Pharmaceuticals dan Cancer Information and Support Center (CISC) Indonesia, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa salah satu masalah nyata yang dihadapi oleh pasien limfoma adalah mahalnya harga obat-obatan.

Menurut Aryanthi Baramuli Putri, pendiri CISC Indonesia, keberadaan BPJS memang sangat membantu pasien dalam pengobatan kanker, namun masih perlu banyak perbaikan sehingga pelayanan pengobatan kanker akan menjadi semakin baik.

Peringatan Hari Peduli Limfoma Sedunia bersama Ferron Par Pharmaceuticals dan Cancer Information and Support Center (CISC) Indonesia, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). (Suara.com/Firsta Nodia)
Peringatan Hari Peduli Limfoma Sedunia bersama Ferron Par Pharmaceuticals dan Cancer Information and Support Center (CISC) Indonesia, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). (Suara.com/Firsta Nodia)

"Obat-obatan limfoma masih dirasakan cukup mahal, dan tidak semua masuk dalam jaminan BPJS. Meskipun ditanggung BPJS, tetap saja ada prosedur panjang yang harus dilalui oleh penderita kanker. Fasiltas rumah sakit yang terbatas membuat pasien juga harus menunggu antrean untuk tindakan, bahkan sampai beberapa bulan," ujar Aryanthi.

PT Ferron Par Pharmaceuticals sebagai salah satu pemasar obat kanker untuk terapi limfoma telah memproduksi obat hasil pengembangan bendamustin, yakni Fonkomustin.

Presiden Direktur PT Ferron Par Pharmaceuticals Krestijanto Pandjin mengatakan Fonkomustin adalah produksi PT Fonko International Pharamceuticals yang dikembangkan oleh saintis Indonesia.

baca juga

Produk tersebut, lanjut dia, sangat dibutuhkan penderita limfoma. Krestijanto mengatakan sebelum Fonko memproduksi, Fonkomstin tidak dijual di Indonesia. "Inilah yang menjadi latar belakang, supaya penderita limfoma bisa mudah mendapatkannya di Indonesia. Karena diproduksi di Indonesia, harga obat limfoma ini juga lebih terjangkau," jelas Krestijanto.

Ia berharap penderita kanker limfoma mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dengan bendamustin-rituximab ketimbang kemoterapi standar yang memiliki lebih banyak efek samping.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya Vaksin untuk Cegah Jenis Kanker Ini Ditemukan

Akhirnya Vaksin untuk Cegah Jenis Kanker Ini Ditemukan

Health | Kamis, 13 September 2018 | 13:39 WIB

5 Mitos Kesehatan Soal Kanker Darah yang Masih Dipercaya

5 Mitos Kesehatan Soal Kanker Darah yang Masih Dipercaya

Health | Kamis, 06 September 2018 | 21:00 WIB

Studi: Minum Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kena Kanker Ovarium

Studi: Minum Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kena Kanker Ovarium

Health | Kamis, 06 September 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB