Cegah Kanker dengan Lakukan Gaya Hidup Ini!

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Minggu, 16 September 2018 | 07:44 WIB
Cegah Kanker dengan Lakukan Gaya Hidup Ini!
Ilustrasi simbol penderita kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Hindari kanker dengan melakukan pola hidup sehat ternyata bisa mencegah penyakit mematikan ini.

Kanker merupakan salah satu penyakit yang menduduki peringkat 10 besar penyebab kematian sehingga pencegahan kanker terbilang sangat penting dan ini dapat dimulai hanya dengan melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Dikutip dari Asiaone.com, berikut ini cara mencegah penyakit yang mematikan ini:

1. Pertahankan berat badan ideal yang sehat

Kelebihan berat beda meningkatkan resiko kanker secara keseluruhan. Kelebihan berat badan atau obesitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki proporsi lemak tubuh yang tinggi dan tidak sehat secara abnormal.

Menurut studi di Amerika bahwa pada tahun 2007 di AS, sekitar 34.000 pria dan 50.500 wanita mengidap kanker akibat obesitas. Obesitas bisa disebabkan karena mengonsumsi daging merah dan daging olahan yang berlebihan.

Diperkirakan sebanyak 21% kasus kanker usus di Inggris akibat menonsumsi daging merah dan olahan. Kandungan daging merah telah diperiksa dalam banyak penelitian dan menyatakan bahwa hal ini bisa menyebabkan kanker kolorektal atau yang dikenal sebagai kanker usus.

2. Lakukan aktivitas fisik

Melakukan gerakan fisik secara teratur bisa menurunkan resiko banyak penyakit termasuk kanker usus besar.

Aktivitas fisik ringan bisa dimulai dari kegiatan membersihkan rumah seperti menyapu hingga melakukan olahraga.

Para peneliti telah menetapkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kesehatan seperti membantu mengontrol berat badan, mempertahankan kekuatan tulang, otot dan sendi, mengurangi resiko terkena darah tinggi dan diabetes, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui endorphin yang bisa mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung.

3. Cukupi asupan vitamin D

Vitamnin D dapat mengurangi resiko kanker usus dan meningkatkan kelangsungan hidup mereka yang mengidap kanker usus.

Vitamin D sendiri dapat menurunkan resiko kanker usus melalui berbagai mekanisme termasuk mengurangi penyebaaran sel kanker, mendiring diferesiasi sel dan menstimulasi apoptosis (sel yang tidak dibutuhkan).

Sumber utama vitamin D berasal dari paparan sinar matahari serta makanan seperti ikan tuna dan salmon, jus jeruk, susu kedelai, hati sapi, keju, dan kuning telur.

4. Batasi konsumsi daging merah, terutama daging olahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadwal Aktivitas Mark Wahlberg, Gaya Hidup Sehat yang Bisa Ditiru

Jadwal Aktivitas Mark Wahlberg, Gaya Hidup Sehat yang Bisa Ditiru

Lifestyle | Sabtu, 15 September 2018 | 21:17 WIB

Makan Daging Merah Bisa Memicu Kanker? Ini Kata Dokter

Makan Daging Merah Bisa Memicu Kanker? Ini Kata Dokter

Health | Sabtu, 15 September 2018 | 19:45 WIB

Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia

Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia

Health | Sabtu, 15 September 2018 | 14:12 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB