Bila Bayi Kekurangan Iodium Sejak dalam Kandungan, Ini Dampaknya

RR Ukirsari Manggalani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 19 September 2018 | 11:00 WIB
Bila Bayi Kekurangan Iodium Sejak dalam Kandungan, Ini Dampaknya
Ilustrasi bayi [Shutterstock].

Suara.com - Kekurangan iodium tak hanya bisa menyebabkan penyakit gondong, akan tetapi kondisi yang lebih serius, khususnya bila terjadi pada ibu hamil.

Dalam media briefing yang diselenggarakan oleh Nutrition International (NI) Indonesia, dr. Rozy Afrizal, Praktisi Garam Beryodium dari NI mengungkap, ibu hamil yang kekurangan mineral satu ini mungkin bakal melahirkan anak berkebutuhan khusus dan kelainan mental lainnya.

Selain itu, anak yang dikandung oleh ibu yang kekurangan iodium juga berisiko mengalami gangguan perkembangan fisik kretin, bayi lahir kurang sehat, pertumbuhan otak yang terlambat sehingga berpengaruh terhadap kecerdasannya hingga stunting.

"Karenanya, iodium yang cukup diperlukan bayi sejak masih berada dalam kandungan, guna membuat hormon kelenjar tiroid, yang berfungsi bagi pertumbuhan otak dan syaraf," ungkap dia di Jakarta, Selasa (18/8/2018).

Saat dikonsumsi, ia menjelaskan iodium akan berubah menjadi iodide di dalam darah yang kemudian dioksidasi dan dicampur dengan asam amino tyrosin menjadi T3 dan T4, yang berubah menjadi hormon tiroid.

Sayangnya, lanjut dr. Rozy Afrizal, berdasarkan data Riskesdas 2013, hanya ada sekitar 50 persen rumah tangga yang mengonsumsi garam iodium adekuat. Artinya, lanjut dia, satu dari dua ibu hamil berpotensi mengalami gangguan akibat iodium.

Karenanya, dr. Rozy Afrizal menegaskan pentingnya ibu hamil mencukupi asupan iodium dari garam beriodium, agar kondisi-kondisi seperti di atas tidak terjadi. Dia juga mengatakan, bahwa masyarakat perlu untuk meningkatkan kewasapadaannya pada garam yang tidak mengandung iodium.

“Bisa menggunakan singkong. Ketika singkong ditaburi garam, ia berubah menjadi ungu kalau mengandung iodium. Serta cek kemasannya, apakah ada SNI atau tidak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Serius Kekurangan Gizi Mikro

Ini Dampak Serius Kekurangan Gizi Mikro

Health | Rabu, 19 September 2018 | 09:00 WIB

Ini Alasan Pentingnya Ibu Hamil Jaga Berat Badan

Ini Alasan Pentingnya Ibu Hamil Jaga Berat Badan

Health | Rabu, 19 September 2018 | 06:30 WIB

Bisa Pengaruhi Plasenta, Polusi Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Bisa Pengaruhi Plasenta, Polusi Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Health | Selasa, 18 September 2018 | 16:49 WIB

Ibu Hamil Obesitas, Ini Dampaknya Bagi Bayi

Ibu Hamil Obesitas, Ini Dampaknya Bagi Bayi

Health | Minggu, 16 September 2018 | 17:15 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB