Ini Batasan Kapan Anda Harus Berhenti Menggendong Anak

Silfa Humairah Utami

Rabu, 19 September 2018 | 13:41 WIB
Ini Batasan Kapan Anda Harus Berhenti Menggendong Anak
Ilustrasi ibu menggendong bayi. (canyonviewpediatrics)

Suara.com - Saat belum bisa berjalan, orangtua pasti sering menggendong anak misalnya, saat mengajaknya jalan-jalan menikmati matahari pagi, menyuapi makan, atau sekadar memindahkannya ke tempat lain. 

Tak hanya itu menggendong anak juga merupakan salah satu cara menjalin ikatan kuat antara buah hati dengan orangtua, nenek, kakek, pengasuh, dan juga orang-orang di sekelilingnya.

Menggendong menawarkan sentuhan dan pelukan sehingga anak merasa aman, tenang, dan nyaman. Ini bisa dilakukan untuk mengatasi anak yang sedang rewel karena sakit atau ketakutan.

Namun saat anak bertambah besar, Anda tentu tidak akan terus menerus menggendongnya, karena justru bisa membatasi pergerakan anak untuk menjelajahi lingkungan dan menghambat kemampuan motoriknya untuk berjalan, melompat, atau berlari.

Selain itu, berat badan anak juga bisa menguras stamina orangtua sehingga jadi cepat lelah atau juga membuat lengan tangan, pinggang, atau punggung jadi pegal. Oleh karena itu, orangtua harus sebisa mungkin mengurangi kebiasaan ini.

Lantas, kapan orangtua berhenti menggendong bayi? Seperti dilansir Hello Sehat, waktu yang tepat berhenti menggendong anak berbeda-beda bagi setiap orangtua. Umumnya, saat anak mulai bisa berjalan, kebiasaan menggendong harus dikurangi.

Biasanya anak sudah mulai menunjukkan tanda-tanda mulai bisa berjalan sekitar usia 9 sampai 12 bulan. Sampai anak sudah berusia 2 atau 3 tahun, kemampuan berjalan, berlari, dan melompat anak sudah meningkat, menggendong bisa dilakukan seperlunya saja, seperti saat anak sedang ketakutan, bersedih, terlihat kelelahan dan mengantuk saat bepergian, atau menyeberang jalan.

Cara Mengurangi Kebiasaan Menggendong Anak

Melatih kemandirian anak agar tak merengek minta gendong, Anda perlu mengakalinya dengan beberapa cara. Kuncinya adalah membiasakan anak untuk berjalan.

baca juga

1. Memberi kebebasan anak untuk mengasah kemampuannya untuk berjalan, melompat, atau berlari. Bagi anak yang belum lancar berjalan, Anda bisa memegang tangannya ketika melangkahkan kakinya.

2. Tidak lagi menyuapinya dengan digendong, biarkan anak makan sambil duduk.

3. Tidak lagi mengendongnya ke kamar mandi jika ia ingin buang air malam-malam. Anda cukup mengantar dan menemaninya saja.

4. Jika Anda berjalan-jalan di luar rumah, Anda bisa menggenggam tangannya dan luangkan waktu untuk beristirahat.

5. Memperbanyak aktivitas di luar rumah dengan jalan kaki, melatih anak jadi tidak lagi-lagi merengek minta digendong.

6. Siapkan sepatu yang nyaman, sesuai ukuran kaki dan kegiatan anak.

7. Jelaskan pada anak, bahwa seusianya tidak lagi perlu sering digendong. Beri contoh pada anak jika temannya yang lain tidak merengek minta digendong.

8. Kalau harus pergi seharian dan banyak berjalan kaki, sebaiknya bawa stroller yang nyaman supaya anak tidak perlu digendong ketika ia butuh istirahat.

Jadi jangan manjakan bayi dengan menggendong melewati batas waktunya, biarkan ia belajar  berjalan dan berkembang mengikuti umurnya. 

Berita ini sudah tayang di Hello Sehat dengan judul Kapan Orangtua Harus Berhenti Menggendong Anak?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Serius Kekurangan Gizi Mikro

Ini Dampak Serius Kekurangan Gizi Mikro

Health | Rabu, 19 September 2018 | 09:00 WIB

Bayi Tanpa Anus di Depok Butuh Bantuan Biaya Perawatan

Bayi Tanpa Anus di Depok Butuh Bantuan Biaya Perawatan

Health | Selasa, 18 September 2018 | 14:15 WIB

Bayi Bermata Satu Lahir di Sumut, Begini Penjelasan Dokter

Bayi Bermata Satu Lahir di Sumut, Begini Penjelasan Dokter

News | Sabtu, 15 September 2018 | 11:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

×