Penderita TB Harus Minum Obat Teratur, Bahayanya Kalau Terlewat

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 22 September 2018 | 12:42 WIB
Penderita TB Harus Minum Obat Teratur, Bahayanya Kalau Terlewat
ilustrasi penyakit tuberkulosis. (shutterstock)

Suara.com - Jangka waktu pengobatan yang lama hingga mencapai enam bulan menjadi salah satu alasan mengapa banyak pasien penyakit tuberkulosis (TB) lalai mengonsumsi obat secara teratur.

Akibatnya, menurut dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, kuman TB di tubuh bermutasi dan tak lagi mempan diberi obat biasa.

Pasien pun harus menjalani pengobatan TB resisten yang lebih lama dengan efek samping yang berat.

"TB resisten ini menular seperti TB lainnya. Kalau pasien batuk, bersin, meludah maka kuman TB resistennya akan menular ke orang di sekitarnya dan membuat mereka tertular langsung TB resisten," ujar dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) cabang Jakarta ini dalam temu media, Jumat (21/9/2018).

Ia menambahkan, hanya dengan bersin saja, penderita tuberkulosis bisa menularkan hingga 1 juta kuman. Meski demikian penularan kuman TB resisten ini tidak serta merta akan menyebabkan seseorang mengidap penyakit tersebut secara langsung, tergantung dengan daya tahan tubuhnya saat tertular.

"Kalau seseorang tertular bisa langsung mengidap TB resisten tapi tidak selalu. Kalau sedikit kumannya yang ditularkan maka tidak mengganggu. Tapi saat sistem imun kita rendah maka akan ada kemungkinan langsung tertular. Terutama di daerah padat, tidak ada ventilasi udara. Jadi penting untuk menjaga daya tahan tubuh, pasien juga jangan batuk sembarangan," tambah dia.

Permasalahan mengenai TB resisten ini, kata dr Erlina tak hanya dipicu kelalaian pasien dalam mengonsumsi obat.

Dokter dan tenaga medis, kata dia, juga bisa berperan dalam meningkatkan kasus TB resisten seperti jika meresepkan obat dengan dosis yang tidak sesuai atau dokter kurang memberi edukasi yang cukup ke pasien.

"Jadi kalau kurang komprehensif edukasinya bisa membuat pasien merasa sudah sehat sehingga dia berhenti minum obat," tambah dia.

baca juga

Walaupun begitu Erlina menekankan, kuman TB tidak akan menular lewat makanan, piring, gelas, atau pakaian. Menurut Erlina, persepsi masyarakat semacam ini bisa membuat stres penderita.

Jadi konsekuensi ini yang harus pasien alami jika terkena penyakit tuberkulosis , sehingga solusi untuk segera sembuh adalah mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas TBC, Perwakilan Indonesia Hadir di Sidang Umum PBB

Bahas TBC, Perwakilan Indonesia Hadir di Sidang Umum PBB

Health | Jum'at, 21 September 2018 | 20:34 WIB

Ini Penyebab Wajah Bengkak Tiba-tiba, Jangan Sepele Bisa Bahaya

Ini Penyebab Wajah Bengkak Tiba-tiba, Jangan Sepele Bisa Bahaya

Health | Minggu, 16 September 2018 | 11:48 WIB

Hospice Care, Ini Perawatan Khusus bagi Pasien Menjelang Ajal

Hospice Care, Ini Perawatan Khusus bagi Pasien Menjelang Ajal

Health | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:59 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×