Salah Pilih Cat Tembok, Waspada Risiko Radang Paru Silikosis

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 02 Oktober 2018 | 19:10 WIB
Salah Pilih Cat Tembok, Waspada Risiko Radang Paru Silikosis
Cat tembok yang mengandung asbes dan silikon bisa sebabkan radang paru silikosis. (Shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda jika beberapa kandungan pada cat tembok dapat menyebabkan penyakit radang paru akibat debu silika? Penyakit yang bernama silikosis ini rentan menyerang jika cat tembok mengandung bahan-bahan tertentu.

Silikosis adalah penyakit yang terjadi akibat menghirup debu silika. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan dan pembentukkan jaringan parut pada paru-paru.

"Memang ini tergantung (kandungan) cat. Tapi ada cat yang mengandung silikon dan asbes," kata dr. Ulul Albab, Sp.OG, perwakilan dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dalam acara kampanye Rumah Sehat di Jakarta, Selasa, (2/10/2018).

Bukan hanya itu, cat tembok tertentu juga memiliki unsur karsinogenik, atau zat-zat yang dapat menyebabkan kanker. Jika digunakan risiko mengalami kanker di kemudian hari bisa meningkat.

"Padahal cat tembok akan dipakai bertahun-tahun bukan sehari, dua hari saja, ketika baunya hilang, zat (karsinogenik) tidak hilang," tandasnya lagi.

Untuk itu, Ulul menghimbau agar masyarakat dapat menerapkan kriteria Rumah Sehat versi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Beberapa kriterianya antara lain sirkulasi udara yang lancar, penerangan sinar yang memadai, air yang bersih, pembuangan limbah yang terkontrol dan ruangan yang tidak tercemar termasuk penggunaan cat tembok yang tepat.

Itulah risiko terjadinya radang paru atau silikosis jika salah memilih cat tembok yang tepat untuk rumah Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mudah Merasa Terengah-engah? Waspada Tanda-Tanda Hipertensi Paru

Mudah Merasa Terengah-engah? Waspada Tanda-Tanda Hipertensi Paru

Health | Senin, 01 Oktober 2018 | 02:15 WIB

Waspada, 5 Penyakit Paru Ini Paling Banyak Sebabkan Kematian

Waspada, 5 Penyakit Paru Ini Paling Banyak Sebabkan Kematian

Health | Jum'at, 21 September 2018 | 18:03 WIB

Rajin Bersihkan Rumah Ternyata Bisa Bikin Fungsi Paru Menurun

Rajin Bersihkan Rumah Ternyata Bisa Bikin Fungsi Paru Menurun

Health | Senin, 12 Maret 2018 | 14:19 WIB

Awas, Radang Gusi Bisa Picu Kanker Usus dan Paru!

Awas, Radang Gusi Bisa Picu Kanker Usus dan Paru!

Health | Jum'at, 19 Januari 2018 | 09:52 WIB

Indonesia Masih Kekurangan Alat Diagnosis Penyakit Asma dan PPOK

Indonesia Masih Kekurangan Alat Diagnosis Penyakit Asma dan PPOK

Health | Rabu, 27 September 2017 | 10:51 WIB

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Sariawan

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Sariawan

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 15:41 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB