Cerita Dokter Lakukan Operasi Tanpa Air dan Listrik di Donggala

M. Reza Sulaiman

Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:34 WIB
Cerita Dokter Lakukan Operasi Tanpa Air dan Listrik di Donggala
Dokter lakukan operasi tanpa listrik dan air bagi korban gempa dan tsunami Donggala. (Istimewa/Kemenkes)

Suara.com - Gempa bumi dan tsunami yang menerpa Palu - Donggala di Sulawesi Tengah menelan banyak korban jiwa hingga infrastruktur. Jalan yang rusak dan terputus sempat membuat bantuan medis dan logistik terhambat.

Tim Public Service Center (PSC) 119 Sulawesi Barat dan PSC 119 Palopo adalah tim kesehatan yang pertama menembus Kota Palu melalui darat. Kedua tim PSC 119 itu terdiri dari 1 dokter anestesi, 1 dokter bedah, 1 dokter umum, 3 orang perawat, dan 6 orang relawan.

Pekerjaan pertama yang mereka lakukan adalah melakukan tindakan operasi di Rumah Sakit Donggala. Kondisi dipersulit dengan tidak adanya listrik dan air saat akan melakukan operasi.

"Kami tiba hari Minggu (30/9). Operasional di Donggala melayani pasien sampai jam 13.00 WITA dan dilanjut jam 17.00 melayani pasien yang tertimpa reruntuhan,” kata dr. Pandi, dokter anestesi yang tergabung dalam tim PSC, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Pandi mengatakan setibanya di Donggala, tim PSC 119 menerima laporan bahwa ada pasien yang mengalami trauma amputasi, trauma kepala, dan dada. Pada pengungsi yang mengalami trauma amputasi, dilakukan tindakan operasi dengan anestesi spinal.

"Pada saat itu kondisinya sedang tidak ada listrik dan air. Namun, operasi harus tetap dilakukan karena jika dibiarkan khawatir akan menyebabkan risiko yang lebih parah," ujar Pandi lagi.

Pandi mengatakan seluruh tindakan operasi itu dilakukan secara manual. Mulai dari mengukur tensi tekanan darah mencuci tangan dengan NaCl, handscrub dan alkohol. Pengawasan operasi juga dilakukan secara manual.

Masalah tidak adanya listrik dan air juga dikatakan oleh Menkes Nila Moeleok. Tim kesehatan menurutnya ada yang membawa genset dengan cadangan bahan bakar sendiri dan tabung oksigen yang sudah terisi sehingga bisa langsung menangani korban gempa.

"Tindakan-tindakan seperti untuk kasus trauma musculoskeletal agak sulit dilakukan selama kamar operasi tidak optimal, maka kami upayakan betul. Dokter sudah datang dan sebagian membawa peralatan, seperti dokter ortopedi karena kita tau dampak gempa itu patah tulang (fracture) pasti banyak," ujar Menkes Nila beberapa waktu lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Kelima Gempa Palu: 1.407 Orang Meninggal Dunia

Hari Kelima Gempa Palu: 1.407 Orang Meninggal Dunia

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:22 WIB

Menkominfo: Jaringan Komunikasi di Palu Baru Pulih 15 Persen

Menkominfo: Jaringan Komunikasi di Palu Baru Pulih 15 Persen

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:17 WIB

Nginap Bareng Atlet Paralayang, Riyadi Hilang di Hotel Roa Roa

Nginap Bareng Atlet Paralayang, Riyadi Hilang di Hotel Roa Roa

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:06 WIB

Geologi ESDM: Hoaks, Palu Akan Tenggelam Pasca Gempa dan Tsunami

Geologi ESDM: Hoaks, Palu Akan Tenggelam Pasca Gempa dan Tsunami

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 13:28 WIB

Badan Geologi Tegaskan Perlunya Peta dan Mitigasi Kegempaan

Badan Geologi Tegaskan Perlunya Peta dan Mitigasi Kegempaan

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 13:19 WIB

10 SPBU di Palu, Donggala dan Sigi Mulai Beroperasi

10 SPBU di Palu, Donggala dan Sigi Mulai Beroperasi

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 11:43 WIB

Terkini

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara

Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20 WIB

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:15 WIB

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:11 WIB

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×