Kegiatan Padat saat Hamil Muda seperti Meghan Markle? Ini Tipsnya

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Senin, 22 Oktober 2018 | 13:34 WIB
Kegiatan Padat saat Hamil Muda seperti Meghan Markle? Ini Tipsnya
Pangeran Harry dan Meghan Markle [Instagram @kensingtonroyal]

Suara.com - Meghan Markle memang memiliki jadwal super sibuk saat berkunjung ke Australia meski diketahui ia sedang hamil muda di usianya yang ke-37 tahun. Pada hari pertama lawatan resminya di Australia, Meghan Markle dan Pangeran Harry diketahui langsung menjalani aktivitas padat. Mereka menggunakan feri untuk mengunjungi Gedung Opera Sydney, yang diresmikan oleh nenek Harry hampir 45 tahun yang lalu, dilanjutkan mengunjungi Port Philip Bay keesokan harinya, hingga ke Bondi Beach Sydney.

Lalu bagaiamana menyiasati jika Anda juga memiliki jadwal padat dan pekerjaan menumpuk saat hamil muda seperti Meghan Markle?

Saat hamil muda, banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan awal janin yang dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan si jabang bayi. Hal ini tentu membuat Anda harus memberikan perhatian ekstra pada kehamilan Anda.

Dokter kandungan Dr. Dewi Rumiris, SpOG menjelaskan  apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat seorang ibu hamil muda.

"Saat hamil muda, terjadi banyak perkembangan pada janin, maka dari itu Anda perlu memenuhi kebutuhan zat-zat gizi penting, seperti asam folat, kalsium, zat besi, karbohidrat, dan serat," seru dr. Dewi saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.

"Sebaiknya penuhi kebutuhan asam folat Anda sebesar 600 mikrogram, terutama selama trimester pertama. Asam folat sangat dibutuhkan dalam pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang janin. Selain itu minum multivitamin yang lengkap untuk ibu hamil, dan usahakan cukup tidur 8 jam sehari," lanjutnya.

Pemeriksaan kehamilan secara rutin dibutuhkan Anda untuk memantau kondisi kehamilan dan kesehatan diri Anda sendiri, terlebih lagi jika usia Anda sudah tidak muda lagi, dan tentunya dr. Dewi tegaskan untuk kembali perhatikan hal-hal yang dilarang.

"Periksa kehamilan secara teratur itu penting. hindari makanan mentah, kita tidak mengetahui apa saja bakteri atau kuman yang menempel di sana, jangan merokok, minum kopi terlalu banyak, jangan makan yang terlalu pedas atau asam, dikurangi makanan dan minuman yang menghasilkan banyak gas, dan sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda segala macam obat yang ingin Anda gunakan,"

Aktivitas yang tidak boleh dilakukan saat hamil muda selanjutnya adalah berbagai macam kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai aktivitas kasar dan berat.

"Jangan olahraga yang berat. Olahraga atau senam hamil masih boleh, yang pasti hindari gerakan yang mendadak, kalau bangun atau jika ingin merubah arah," pungkasnya.

Jika Anda memiliki jadwal padat dan pekerjaan menumpuk saat hamil muda seperti Meghan Markle, semoga tips tersebut bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rahasia Tubuh Seksi Meghan Markle Ada di Pola Makan

Rahasia Tubuh Seksi Meghan Markle Ada di Pola Makan

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 15:59 WIB

Inspiratif, Pesan Pangeran Harry Soal Bunuh Diri dan Anak Muda

Inspiratif, Pesan Pangeran Harry Soal Bunuh Diri dan Anak Muda

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 09:05 WIB

Percakapan WA Bocor, Menlu Retno Panggil Dubes Australia

Percakapan WA Bocor, Menlu Retno Panggil Dubes Australia

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:03 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB