Tren Gigi Warna-warni, Apa Aman?

Dythia Novianty | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 28 Oktober 2018 | 14:00 WIB
Tren Gigi Warna-warni, Apa Aman?
Ilustrasi gigi putih. [shutterstock]

Suara.com - Gigi putih seperti mutiara itu membosankan, begitu kata seorang wiraswata, ia bahkan lebih menyukai gigi warna-warni.

"Ini menjadi umum. Di semua tempat mulai dari klab sampai tempat kerja bernuansa fesyen," kata seorang brand creator Chrom asal New York, David Silverstein.

Warna didapatkan dari produk bernama Chrom, sebuah cat khusus gigi yang tersedia dalam banyak warna mulai dari warna Sunshine, Fairy Dust, Mint dan Pink.

"Kamu bisa pergi bekerja dengan gigi yang senada dengan warna cat kuku atau warna rambutmu," katanya.

Kata Silverstein, senyum yang berwarna (benar-benar memiliki warna) telah banyak digunakan oleh masyarakat yang pergi menonton festival musik.

"Kami bahkan kembali datang dengan nuansa glitter," tambah Silverstein.

Pewarna gigi sendiri diformulasikan untuk bisa bertahan 24 jam dan tahan meski penggunanya makan atau minum. Untuk menghapus warna, hanya perlu sikat gigi.

Kata Silverstein, produk pewarna gigi berbahan dasar alkohol dan pigmen warna berasal dari pewarna makanan biasa.

"Itu tidak merusak gigi dan tidak bertahan lama," katanya.

Meski demikian, seorang dokter gigi malah merasa ngeri dengan meningkatnya penggunaan pewarna gigi akhir-akhir ini.

"Saya tidak akan berani mengatakan pewarnaan gigi aman tanpa tahu data material apa yang digunakan. Saya tidak akan merekomendasikan penggunaan sehari-hari tanpa studi jangka panjang menyebutkan itu aman," kata Dr. David Drew, dokter gigi dari Woodridge, New York. [Nypost]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Harus Anda Ketahui Jika Ingin Lakukan Perawatan Gigi Kelinci

Yang Harus Anda Ketahui Jika Ingin Lakukan Perawatan Gigi Kelinci

Lifestyle | Senin, 17 September 2018 | 14:00 WIB

Simak Pentingnya Bersihkan Karang Gigi Secara Rutin

Simak Pentingnya Bersihkan Karang Gigi Secara Rutin

Health | Senin, 17 September 2018 | 09:30 WIB

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Lifestyle | Minggu, 15 Juli 2018 | 19:17 WIB

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Profesional Kedokteran Gigi Indonesia Kumpul di IDEC

Profesional Kedokteran Gigi Indonesia Kumpul di IDEC

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 13:02 WIB

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Health | Rabu, 24 Februari 2016 | 13:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB