Belum Penuhi Target, Imunisasi MR Diperpanjang sampai 31 Desember

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 01 November 2018 | 12:12 WIB
Belum Penuhi Target, Imunisasi MR Diperpanjang sampai 31 Desember
Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).

Suara.com - Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan pada Rabu, 31 Oktober 2018, pukul 18.00, menyatakan bahwa cakupan imunisasi campak rubella fase 2 di 28 provinsi di luar Jawa baru mencapai 66,92 persen atau sekitar 21.391.179 anak. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan imunisasi MR fase dua belum memenuhi target.

Disampaikan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, drg. Vensya Sitohang M.Epid, untuk itulah Kementerian Kesehatan akan memperpanjang periode imunisasi fase dua hingga 31 Desember 2018 mendatang.

"Imunisasi massal campak rubella fase dua ini harus diselesaikan sampai mencapai target agar 32 juta anak di 28 provinsi, 395 kabupaten/kota bisa terlindungi dari campak dan rubella. Kita akan perpanjang sampai 31 Desember 2018. Kita harap kawan-kawan di lapangan terus melanjutkan imunisasi campak rubella," ujar Vensya dalam temu media di Kementerian Kesehatan, Kamis (1/11/2018).

Ia menambahkan, untuk perpanjangan imunisasi MR fase dua ini akan tetap menggunakan vaksin yang sama. Menurut Vensya, dari segi logistik persediaan vaksin di berbagai daerah masih cukup untuk mencapai sasaran target.

Vensya juga mengimbau kepada dinas kesehatan di daerah untuk memetakan anak-anak mana saja di wilayahnya yang belum mendapatkan imunisasi dan bisa menjemput bola demi mencapai target kekebalan komunitas yakni 95 persen.

"Kalau misalnya di satu kabupaten ada 5.000 yang belum diimunisasi, maka harus dipetakan 5.000 itu tinggal dimana dan mencarinya untuk diberi edukasi mengenai manfaatnya dan dampak-dampak yang akan terjadi jika tidak diimunisasi," tambah dia.

Dari data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, Provinsi Aceh (7,98 persen), Sumatera Barat (38,08 persen) dan Riau (39,62 persen) menjadi tiga provinsi dengan cakupan imunisasi terendah dalam fase dua ini. Sementara provinsi di luar Jawa yang telah mencapai target kekebalan imunitas (95 persen) antara lain Papua Barat (99,61 persen), Gorontalo (95,62 persen), Bali (95,01 persen), dan Lampung (95,14 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkat Kepercayaan Vaksin Turun, Eropa Waspadai Risiko Wabah

Tingkat Kepercayaan Vaksin Turun, Eropa Waspadai Risiko Wabah

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Papua Barat Jadi Provinsi Pertama yang Penuhi Target Imunisasi MR

Papua Barat Jadi Provinsi Pertama yang Penuhi Target Imunisasi MR

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:06 WIB

Kejar Target Imunisasi MR, MUI dan Pemprov Aceh Saling Dukung

Kejar Target Imunisasi MR, MUI dan Pemprov Aceh Saling Dukung

Health | Kamis, 27 September 2018 | 17:39 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×