Lakukan Ini Cegah Serangan Asma Sering Kambuh di Malam Hari

Silfa Humairah Utami

Selasa, 06 November 2018 | 16:07 WIB
Lakukan Ini Cegah Serangan Asma Sering Kambuh di Malam Hari
Ilustasi tidur terganggu karena penyakit asma. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda memiliki penyakit asma dan sering terbangun dari tidur karena batuk, mengi, dan sesak napas yang memburuk di malam hari?

Tidur tentu jadi tidak nyenyak dan membuat tubuh kelelahan saat bangun tidur. 

Sonali Bose, MD, seorang asisten dosen dari Divisi Paru, Perawatan Kritis, dan Obat Tidur di Icahn School of Medicine di Mount Sinai Medical Center, New York, mengatakan bahwa ini justru pertanda bahwa Anda membutuhkan lebih banyak obat atau perubahan perawatan, seperti dikutip dari Everyday Health.

Anda mungkin tidak bisa langsung pergi ke dokter untuk memeriksakan kesehatan Anda di tengah malam. Selain dengan mengonsumsi obat asma dari dokter, Anda juga bisa mencegah asma di malam hari dengan cara sederhana berikut ini dilansir Hello Sehat.

1. Bersihkan tempat tidur secara rutin

Kasur, bantal, guling, hingga selimut merupakan tempat-tempat persembunyian favorit bagi tungau untuk berkembang biak. Saking kecilnya, Anda mungkin tidak sadar bahwa selama ini asma Anda sering kambuh karena menghirup tungau debu saat tidur.

Gunakan vakum dengan filter HEPA (high efficiency particulate air) untuk menghilangkan semua polutan udara kecil, mulai dari tungau, debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan yang menempel di kasur. Terlebih, sel kulit mati hewan berukuran sangat kecil dan mudah beterbangan, sehingga hanya bisa disaring menggunakan filter HEPA.

2. Cuci bantal guling dengan air panas

Setelah rutin membersihkan tempat tidur, para ahli juga menganjurkan Anda untuk rutin mencuci dan mengganti seprai, bantal, guling, dan selimut setidaknya 1-2 minggu sekali.

baca juga

Semua perlengkapan tidur ini harus dicuci menggunakan air panas supaya lebih efektif membunuh tungau debu dan mencegahnya datang lagi. Alhasil, tidur Anda malam ini dijamin lebih nyenyak dan terhindar dari serangan asma di malam hari.

3. Pakai bantal tinggi

Bila Anda juga sedang terkena flu atau sinusitis, tidur dengan posisi kepala yang datar dapat menumpuk lendir atau dahak di sekitar hidung dan tenggorokan (post nasal drip). Hal ini dapat menghalangi aliran udara di saluran pernapasan dan memicu asma di malam hari.

Efek yang sama juga bisa dirasakan jika Anda punya penyakit maag. Tidur berbaring dalam kondisi datar memungkinkan asam lambung semakin naik ke tenggorokan. Sebagai solusinya, gunakan bantal tinggi untuk membantu mencegah lendir menumpuk dan asam lambung naik.

4. Gunakan humidifier

Untuk mencegah asma kambuh di malam hari, coba matikan AC saat tidur. Meski bisa mengusir rasa panas, udara malah menjadi lebih kering dan bisa mengakibatkan asma kambuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mara, Ancaman Iblis Pembunuh Saat Tidur Lelap

Mara, Ancaman Iblis Pembunuh Saat Tidur Lelap

Entertainment | Minggu, 04 November 2018 | 13:38 WIB

Dysania, Kondisi Medis yang Bikin Kamu Susah Bangun Tidur

Dysania, Kondisi Medis yang Bikin Kamu Susah Bangun Tidur

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:28 WIB

Ini Waktu Terbaik Minum Kopi Menurut Riset

Ini Waktu Terbaik Minum Kopi Menurut Riset

Lifestyle | Senin, 22 Oktober 2018 | 23:10 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB