Ternyata Kulit Bisa Terbakar Karena Pegang Es Batu, Kok Bisa?

Jum'at, 09 November 2018 | 05:30 WIB
Ternyata Kulit Bisa Terbakar Karena Pegang Es Batu, Kok Bisa?
Ilustrasi memegang es batu dapat menyebabkan kulit terbakar. (shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda kalau memegang es batu bisa menyebabkan rasa nyeri seperti kulit terbakar?  Suhu dingin dari es bisa menyebabkan kulit meradang hingga muncul sensasi terbakar setelah menyentuh es batu, kondisi ini disebut sebagai radang dingin atau ice burn.

Radang dingin adalah kondisi saat jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah (dingin). Pada awalnya, kulit akan terasa sangat dingin, kemerahan, perih, dan lama-lama mati rasa.

Hal ini umumnya terjadi pada bagian tangan, kaki, hidung, dan telinga, karena bagian-bagian tubuh tersebut seringnya tidak terlindungi oleh pakaian sehingga lebih rentan terkena perubahan suhu dari luar dilansir Hello Sehat.

Saat mengalami kram otot atau cedera, kompres es batu biasanya menjadi pertolongan pertama yang paling sering dilakukan. Cara ini memang dapat membantu merilekskan otot-otot yang kaku. Namun kalau Anda langsung menempelkannya pada kulit tanpa dibalut dengan kain terlebih dahulu, maka kulit Anda justru bisa meradang.

Hal ini dapat terjadi karena perbedaan suhu pada kulit dan es. Suhu kulit cenderung hangat, sementara suhu es sangat rendah alias dingin. Ketika es batu bersentuhan dengan permukaan kulit, maka panas di kulit hanya bisa dilepaskan sesaat.

Akibatnya, kandungan air di dalam sel-sel kulit jadi membeku dan mulai merusak struktur sel di bawahnya. Suhu dingin dari es juga membuat pembuluh darah di dekat kulit mulai menyempit.

Hal tersebut menyebabkan aliran darah menuju area kulit yang meradang jadi semakin berkurang dan memperparah kerusakan pada kulit. Kulit pun terasa perih menyengat seperti terbakar.

Tanda dan gejala radang dingin lainnya meliputi:

-Kulit dingin dan menyengat
-Kulit gatal dan nyeri
-Tekstur kulit berubah jadi lebih keras atau justru lembek seperti lilin
-Kebas atau mati rasa

Baca Juga: Jika Terpilih, Maruf Amin Mau Ubah Ekonomi Indonesia Seperti Ini

Sama halnya dengan kulit terbakar akibat sengatan matahari, kulit yang meradang akibat paparan es batu umumnya dapat ditangani dengan mudah. Misalnya saja, radang dingin ringan atau frostnip cenderung tidak menyebabkan kerusakan kulit permanen.

Anda dapat mengobati masalah kulit yang satu ini dengan merendamnya ke air hangat selama 20 menit. Setelah itu, balut area kulit yang terinfeksi dengan kain hangat supaya suhu kulit jadi lebih cepat stabil.

Namun, jika kulit Anda terasa semakin sakit dan meradang, ini artinya suhu dingin dari es sudah mulai merusak kulit lebih dalam hingga ke jaringan, otot, atau bahkan tulang.

Radang dingin saat memegang es batu yang parah selain kulit terbakar dapat memicu komplikasi berupa infeksi dan kerusakan saraf lebih lanjut jika tidak cepat-cepat ditangani. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI