Atasi Nyeri Haid Tanpa Obat, Ikuti 5 Langkah Berikut

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 14 November 2018 | 11:30 WIB
Atasi Nyeri Haid Tanpa Obat, Ikuti 5 Langkah Berikut
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Nyeri haid atau disebut juga dismenore merupakan rasa sakit yang jadi langganan perempuan setiap kali menstruasi.

Jika Anda sering mengalami sakit dan kram saat menstruasi, Anda tidak sendirian. Sedikitnya 3 dari 4 wanita mengalami dismenore ringan dan 1 dari 10 mengalami gejala yang parah.

Anda mungkin biasanya mengatasi rasa sakit akibat menstruasi pakai obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Namun sebelum terburu-buru mengambil obat, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut untuk mengurangi nyeri haid:

1. Beraktivitas fisik

Saat menstruasi, Anda mungkin cenderung lebih ingin bermalas-malasan di tempat tidur. Namun, olahraga ringan sebenarnya dapat membantu mengurangi rasa sakit yang Anda alami.

Saat berolahraga, peredaran darah Anda akan menjadi lebih lancar dan hormon endorfin yang dihasilkan dapat membantu menyeimbangkan kerja hormon prostaglandin sehingga dapat mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman yang Anda alami.

Anda bisa memilih jenis olahraga yang aman dilakukan saat haid, seperti jogging ringan atau senam aerobik.

2. Mengompres perut

Anda dapat mencoba mengompres perut Anda dengan botol berisi air hangat. Panas yang dihasilkan akan membantu merelaksasi otot uterus yang berkontraksi sehingga menimalisir rasa sakit. Atau Anda bisa mencoba mandi berendam air hangat untuk merelaksasi seluruh bagian tubuh.

3. Minum teh

Jika Anda belum pernah mencoba teh chamomile, mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba teh beraroma bunga tersebut. Dalam jurnal yang dirilis oleh Journal of Agriculture and Chemistry, ada kandungan tertentu dalam teh chamomile yang dapat mengurangi rasa sakit.

Penelitian tersebut menunjukkan 14 orang yang ikut serta dalam penelitian memiliki kenaikan level hippurate yang signifikan. Hippurate merupakan suatu senyawa dalam tubuh yang berperan sebagai anti inflamasi alami. Anti inflamasi ini dapat membantu mengurangi produksi prostaglandin serta mengurangi nyeri haid.

4. Pastikan asupan vitamin D Anda cukup

Sebuah studi di Italia yang dilansir oleh Health.com menunjukkan adanya pengaruh dari vitamin D terhadap rasa sakit saat menstruasi. Pada penelitian tersebut, 40 orang wanita dibagi menjadi dua grup. Grup pertama mengonsumsi suplemen vitamin D3 dengan dosis 300.000 IU sementara grup kedua mendapat perlakuan plasebo.

Konsumsi suplemen ini dilakukan 5 hari sebelum jadwal para peserta memulai periode menstruasi mereka. Setelah dua bulan, terdapat penurunan keluhan rasa sakit hingga 41% pada grup yang mengonsumsi vitamin D3 sementara pada grup plasebo dilaporkan tidak ada perbedaan terkait nyeri haid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Buah yang Tak Boleh Dimakan Saat Sakit?

Ada Buah yang Tak Boleh Dimakan Saat Sakit?

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 03:15 WIB

Ini 5 Faktor yang Bisa Jadi Penyebab Haid Tidak Teratur

Ini 5 Faktor yang Bisa Jadi Penyebab Haid Tidak Teratur

Lifestyle | Sabtu, 03 November 2018 | 21:00 WIB

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:01 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB