Restless Leg Syndrome, Sensasi Tak Nyaman Pada Kaki

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 27 November 2018 | 15:50 WIB
Restless Leg Syndrome, Sensasi Tak Nyaman Pada Kaki
Ilustrasi kaki. (Shutterstock)

Suara.com - ernahkah kamu memiliki keinginan yang kuat dan tak terkendali untuk menggerak-gerakkan kaki? Rasanya, seperti ada perasaan yang tak nyaman di kaki, yang membuat kamu harus menggerak-gerakkannya.

Ini dinamakan Restless Legs Syndrome atau RLS. Gejalanya digambarkan sebagai sensasi yang tidak nyaman dan menyakitkan, seperti rasa sakit, merayap, merangkak, atau menusuk.

Gejala RLS diperkirakan memengaruhi sekitar 7- 8 persen orang dewasa di Amerika Serikat. Menurut Klinik Cleveland, orang dewasa yang lebih tua merupakan kelompok usia dengan risiko tertinggi. Perempuan juga lebih mungkin mengalami RLS daripada lelaki.

Karena tidak ada cara untuk memeriksa gangguan ini, dokter hanya dapat mengidentifikasinya dengan mendengarkan gejala yang dialami pasien. Mereka akan mencari sejumlah kriteria penting yang diperlukan untuk mendiagnosis RLS.

Pada orang dengan gangguan RLS, dorongan untuk menggerak-gerakkan kaki cenderung menyerang dalam keadaan istirahat seperti ketika sedang duduk di sofa atau berbaring di tempat tidur. Gejala ini biasanya akan memburuk di malam hari dibandingkan siang hari.

Menurut Suzanne Bertisch, seorang dokter spesialis gangguan tidur di Beth Israel Deaconess Medical Center, gangguan RLS ada kaitannya dengan kekurangan nutrisi, termasuk zat besi. Meski demikian, jangan semabarang mengonsumsi suplemen zat besi, ya. Ada baiknya kamu mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter, karena kadar zat besi yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah lain.

"Dokter harus memastikan Anda tidak mengalami kerusakan saraf, arthritis, atau kondisi lain yang menyebabkan gejala mirip dengan RLS. Satu dari lima ibu hamil akan mengalami gelisah dan menggerak-gerakkan kaki, tetapi keinginan ini akan hilang setelah dia melahirkan," ujar Bertisch.

Jika gejala dapat ditangani dan tidak mengganggu fungsi dan kehidupan sehari-hari, penderita RLS tidak memerlukan perawatan. Dalam kebanyakan kasus RLS, gejalanya tergolong ringan dan pasien hanya mengguncangkan kaki karena kualitas tidur yang buruk.

Obat-obatan yang disetujui oleh Food and Drug Administration tersedia bagi penderita yang gejalanya cukup parah. Mereka mungkin memiliki beberapa efek samping ringan seperti mual, sakit kepala, dan kelelahan. Selain perubahan gaya hidup, kamu juga dapat mencoba latihan peregangan, mandi air hangat, atau pijat untuk memberikan beberapa bantuan.

baca juga

"Obat-obatan cenderung berhenti bekerja setelah 2 atau 3 tahun, meskipun obat yang baru dapat membantu selama 8 hingga 10 tahun. Tetapi semakin tua usia Anda, semakin buruk gejala Anda, jadi ada baiknya mencari cara lain untuk mengelolanya," kata Norma Cuellar, seorang profesor keperawatan di Capstone College of Nursing, Alabama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh, Orang Bertubuh Tinggi Lebih Rentan Kena Penyakit Kaki Ini

Waduh, Orang Bertubuh Tinggi Lebih Rentan Kena Penyakit Kaki Ini

Health | Senin, 05 November 2018 | 19:04 WIB

Atasi Kaki Kusam dengan Bahan Alami, Cerah dalam Seketika

Atasi Kaki Kusam dengan Bahan Alami, Cerah dalam Seketika

Lifestyle | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:30 WIB

Sering Pakai Sepatu Kebesaran Bisa Bikin Mata Ikan Lho!

Sering Pakai Sepatu Kebesaran Bisa Bikin Mata Ikan Lho!

Health | Minggu, 09 September 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera

Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:50 WIB

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:45 WIB

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:19 WIB

×