Operasi Sesar saat Sedang Mabuk, Dokter Tewaskan Ibu dan Bayi

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 28 November 2018 | 20:26 WIB
Operasi Sesar saat Sedang Mabuk, Dokter Tewaskan Ibu dan Bayi
Seorang ibu sedang memegang kaki bayinya. [shutterstock]

Suara.com - Seorang dokter di Gujarat, India ditahan polisi karena melakukan operasi sesar dalam kondisi mabuk terhadap seorang perempuan hamil. Akibat perbuatannya, perempuan dan anak dalam kandungannya tewas.

Seperti dilansir BBC, Rabu (28/11/2018), bayi dalam kandungan perempuan itu tewas setelah operasi berlangsung. Ibunya tewas beberapa saat kemudian.

Kini polisi sedang menyelidiki penyebab kematian ibu dan anak itu, apakah karena kecerobohan atau karena alasan medis lainnya. Adapun hasil tes terhadap dokter itu menunjukkan bahwa ia melakukan operasi dalam kondisi mabuk.

Dokter yang menjadi tersangka dalam kasus itu bernama PJ Lakhani. Ia telah bertugas di Rumah Sakit Sonavala selama 15 tahun terakhir.

Sementara korbannya adalah Kamini Chachi. Perempuan itu dilarikan ke rumah sakit pada Minggu siang (25/11/2018) karena akan segera melahirkan.

Media-media lokal India melaporkan Chachi mengalami pendarahan hebat setelah operasi. Keluarga lalu memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit lain, tetapi ia meninggal di tengah jalan.

Lakhani sendiri kemudian menelepon polisi, meminta bantuan untuk diamankan karena ia khawatir keluarga pasien akan menyalahkan dan menyerangnya karena peristiwa itu.

"Kami kemudian menyadari bahwa dia mabuk dan langsung menahannya," kata HR Goswami, petugas polisi Gujarat.

Adapun Rumah Sakit Sonavala telah membentuk sebuah komite untuk menyelidiki penyebab kematian ibu dan anak itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY

Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:54 WIB

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:58 WIB

Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang

Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 11:26 WIB

Waspada Sesar Lembang, Gempa M 5,5 Berpotensi Guncang Bandung Barat

Waspada Sesar Lembang, Gempa M 5,5 Berpotensi Guncang Bandung Barat

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:58 WIB

Sesar Lembang: Benarkah Ancaman Gempa Besar Mengintai Bandung Raya?

Sesar Lembang: Benarkah Ancaman Gempa Besar Mengintai Bandung Raya?

Tekno | Kamis, 02 Oktober 2025 | 08:15 WIB

Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek

Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:46 WIB

Sesar Baribis Melewati Mana Saja? Penyebab Bekasi Diguncang Gempa 7 Kali

Sesar Baribis Melewati Mana Saja? Penyebab Bekasi Diguncang Gempa 7 Kali

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:24 WIB

Analisis BMKG: Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat Jadi Pemicu Gempa Dangkal di Bekasi

Analisis BMKG: Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat Jadi Pemicu Gempa Dangkal di Bekasi

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 23:42 WIB

Gempa Poso Sulawesi Tengah: Dampak Kerusakan, Korban, dan Penanganan Terkini

Gempa Poso Sulawesi Tengah: Dampak Kerusakan, Korban, dan Penanganan Terkini

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 09:30 WIB

Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa M5.0 di Sulawesi Tengah, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa M5.0 di Sulawesi Tengah, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:56 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB