Heboh Perempuan Ini Curhat Kencan dengan Lelaki yang Punya "Shit Fetish"

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Senin, 31 Desember 2018 | 09:43 WIB
Heboh Perempuan Ini Curhat Kencan dengan Lelaki yang Punya "Shit Fetish"
Ilustrasi buang air besar (Shutterstock)

Suara.com - Fetish kini semakin menjadi bahan pembicaraan yang membuat banyak orang semakin penasaran. Fantasi seksual ini dianggap kelainan, karena hasrat seksual yang terdorong jika melihat objek yang disukainya.

Banyak orang dengan fetishnya sendiri, ada yang suka dengan kaki lawan jenis, bau kaos kaki lawan jenis, hingga yang terbaru adalah kotoran manusia dari pasangannya.

Sebuah curhatan soal fetish kembali terjadi dan bikin heboh media sosial. Rekaman suara yang diunggah akun @soundtrack dengan judul "Tinder date with bad ending" dan disebarkan di beberapa akun gosip menjadi heboh lantaran menceritakan kisah kencan pertama yang berujung menjijikan, pasalnya si kekasih lelaki punya fetish yang sangat tidak biasa, yakni suka dengan kotoran manusia.

Dalam video rekaman, si perempuan menceritakan awalnya mendapat kenalan di Tinder, lalu ia diajak dinner untuk makan Lasagna di rumah sang kekasih. lalu si perempuan tiba-tiba sakit perut untuk BAB, namun si lelaki malah mendahului si perempuan ke kamar mandi, dan sang kekasih lama di kamar mandi dengan alasan betulkan kamar mandi. Alhasil, si perempuan BAB di celana.

Setelah mengaku bersalah, perempuan ini malu, dan si perempuan diminta mandi. Nah disinilah puncak menggelikan terjadi.

Usai si perempuan mandi, ia tak sengaja melihat sang kekasih mengusapkan tangannya ke kotoran yang masih menempel di celana si perempuan, lalu dijilatinya terus menerus. Usut punya usut si perempuan ini mengaku makanannya dicampur laksatif (obat pencahar) sehingga langsung sakit perut parah.

Tentunya kencan ini menjadi menyeramkan bukan? melihat sang kekasih punya fetish yang bikin muntah-muntah.

Lalu kapan seseorang dinyatakan fetish? Psikolog Inez Kristianti M.Psi menjelaskan.

"Fetish ini udah jadi gangguan (disorder) apabila orang tersebut tidak bisa terangsang atau mencapai kepuasan seksual tanpa ada objek yang jadi fetishnya, jadi harus ada object fetishnya di sana," ujarnya saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sederet Kisah Unik soal Fetish, Jadi Miliarder, Hingga Infeksi Paru-Paru

Sederet Kisah Unik soal Fetish, Jadi Miliarder, Hingga Infeksi Paru-Paru

Health | Rabu, 19 Desember 2018 | 17:32 WIB

MInta Foto Kaki Perempuan, Apakah Termasuk Foot Fetish?

MInta Foto Kaki Perempuan, Apakah Termasuk Foot Fetish?

Health | Rabu, 19 Desember 2018 | 16:46 WIB

Mengenal Fetish, Gangguan Seksual yang Perlu Anda Tahu

Mengenal Fetish, Gangguan Seksual yang Perlu Anda Tahu

Lifestyle | Rabu, 19 Desember 2018 | 16:24 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB