Janxiety, Ketika Anda Dilanda Kecemasan Berlebih di Bulan Januari

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 09 Januari 2019 | 10:55 WIB
Janxiety, Ketika Anda Dilanda Kecemasan Berlebih di Bulan Januari
Cemas berlebih di bulan Januari, waspada Janxiety. [Shutterstock]

Suara.com - Gangguan kecemasan bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satunya adalah Janxiety, yakni kecemasan berlebih yang muncul di bulan Januari. Kok bisa?

Musim liburan resmi berakhir! Itu artinya kita kembali ke rutinitas seperti biasa. Hal ini juga berarti tidak ada lagi alasan untuk menunda pekerjaan atau aktivitas yang selama ini kita jalani.

Namun sayangnya di awal tahun atau Januari ini, banyak di antara kita yang didera kecemasan berlebih. Kondisi ini kerap disebut Janxiety dan dapat menjadi penghalang dari pencapaian resolusi tahun baru kita.

Dilansir laman Times of India, Janxiety umumnya terjadi karena orang cenderung belum bisa 'move on' dari momen liburan. Mereka umumnya panik ketika sudah harus memulai rutinitas setelah melalui libur panjang akhir tahun. Tapi Anda harus ingat bahwa banyak orang yang mengalami Janxiety tanpa disadari.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi Janxiety yang bisa Anda lakukan:

1. Beres-beres rumah
Jika Anda memiliki dekorasi liburan atau hal terkait momen liburan yang masih ada, sekaranglah saatnya untuk kembali menyimpannya. Anda harus membereskan rumah bahkan hanya dengan kegiatan sederhana seperti mengganti selimut atau taplak meja di ruang tamu.

2. Kembali melakukan rutinitas di kantor
Jika Anda sering makan siang bersama teman kantor sebelumnya maka kembali lakukan setelah libur panjang ini. Menjalani rutinitas yang sebelumnya Anda lakukan dapat membantu memunculkan gairah untuk bekerja.

3. Ubah mindset
Anda harus menenangkan pikiran bahwa kecemasan ini hanya terjadi di bulan Januari dan bukan akhir dari dunia. Katakan pada diri sendiri bahwa tidak ada yang harus dikhawatirkan. Anda harus terus maju untuk mewujdukan resolusi-resolusi di tahun 2019 ini.

4. Diet detoks
Liburan seringkali diisi dengan pola makan yang berlebihan. Hal ini dapat mempengaruhi kondisi mental dengan memicu rasa gelisah karena bersalah menghabiskan makanan yang tak sehat. Nah melakukan diet detoks bisa menjadi langkah bagus untuk menyegarkan sistem pencernaan dan mental Anda.

Apakah Anda merasa kecemasan berlebih di bulan Januari, maka kegiatan ini bisa dilakukan. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Januari, Unik Banget!

8 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Januari, Unik Banget!

Lifestyle | Senin, 07 Januari 2019 | 11:36 WIB

Cemas dan Panik Menyerang, Ini 5 Trik Menenangkan Diri

Cemas dan Panik Menyerang, Ini 5 Trik Menenangkan Diri

Health | Kamis, 08 November 2018 | 20:15 WIB

Punya Pasangan dengan Gangguan Kecemasan, Hadapi dengan Hal Ini

Punya Pasangan dengan Gangguan Kecemasan, Hadapi dengan Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Takut dan Cemas Saat Kumpul Keluarga, Waspada Fobia Sosial

Takut dan Cemas Saat Kumpul Keluarga, Waspada Fobia Sosial

Health | Senin, 15 Oktober 2018 | 18:10 WIB

Beda Stres karena Baby Blues dengan Depresi Pascamelahirkan

Beda Stres karena Baby Blues dengan Depresi Pascamelahirkan

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 08:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB