Remaja 14 Tahun yang Rawat Dua Adiknya Seorang Diri Jalani Cek Kesehatan

M. Reza Sulaiman

Senin, 14 Januari 2019 | 19:29 WIB
Remaja 14 Tahun yang Rawat Dua Adiknya Seorang Diri Jalani Cek Kesehatan
Andini, remaja 14 tahun yang harus menghidupi dua orang adiknya yang masih balita seorang diri. (Dok. Riauonline.co.id)

Suara.com - Remaja berusia 14 tahun yang harus merawat dua adiknya seorang diri menjalani pemeriksaan dan cek kehatan. Andini (14) harus merawat dua adiknya Purwanti (2) dan Sidratul Jannah (5 bulan) harus hidup seorang diri di rumah gubuk sederhana setelah sang ibu meninggal dunia.

Andini dan dua adiknya yang tinggal di Dusun Telayap, Kabupaten Pelalawan, Riau, ini melakukan cek kesehatan di RSUD Selasih di Pangkalan Kerinci.

"Tadi malam Andini serta adiknya, Purwanti dan Sidratul Jannah, dibawa ke RSUD Selasih di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, untuk diperiksa kesehatannya," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial, Nahar, di Jakarta, Senin (14/1/2019) dilansir Antara.

Menurut Nahar, berdasarkan laporan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang memberikan pendampingan, Purwanti yang berusia dua tahun sempat mengalami diare. Namun setelah ditangani oleh dokter, kondisinya sudah membaik.

Nahar mengatakan biaya pengobatan anak-anak tersebut ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan. Dinsos Pelalawan sudah membuat surat keterangan tidak mampu agar Andini dan kedua adiknya bisa mendapatkan pengobatan gratis di RSUD Selasih.

Butuh waktu tempuh sekitar empat dari tempat tinggal mereka di Dusun Telayap untuk sampai ke RSUD Selasih.

Soal keberadaan sang ayah, penelusuran Sakti Peksos menemukan Andini adalah anak pertama namun berbeda ayah dengan kedua adiknya.

Andini, remaja 14 tahun yang harus menghidupi dua orang adiknya yang masih balita seorang diri. (Dok. Riauonline.co.id)
Rumah Andini, remaja 14 tahun yang harus menghidupi dua orang adiknya yang masih balita seorang diri. (Dok. Riauonline.co.id)

Ayah kandung Andini bernama Uwais, sedangkan ayah kandung kedua adiknya bernama Mansyur. Mereka tetap memberikan nafkah setiap bulan untuk Andini dan kedua adiknya.

Semenjak ibu Andini meninggal seminggu yang lalu, nenek dan kakek Andini tinggal di rumahnya untuk mengurus ketiga anak tersebut. Kisah Andini menjadi perhatian beberapa pegiat sosial setempat, dan sebelum akhirnya Dinsos turun tangan.

baca juga

Aksi pegiat sosial yang menceritakan kisah Andini membuat donatur sudah berdatangan. Dalam waktu dekat, rumah Andini yang hanya berupa gubuk sederhana akan dibangun menjadi rumah tembok yang layak huni. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejak Ibu Wafat dan Bapak Pergi, Aku Sendirian Menghidupi Dua Bayi Ini

Sejak Ibu Wafat dan Bapak Pergi, Aku Sendirian Menghidupi Dua Bayi Ini

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 14:58 WIB

Kisah Haru Andini, Remaja 14 Tahun yang Hidupi Dua Adiknya Seorang Diri

Kisah Haru Andini, Remaja 14 Tahun yang Hidupi Dua Adiknya Seorang Diri

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 11:39 WIB

Tips Menjadi Orangtua yang Baik bagi Remaja Menurut Psikolog

Tips Menjadi Orangtua yang Baik bagi Remaja Menurut Psikolog

Health | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:52 WIB

Remaja Banyak Makan Serat, Saat Tua Hidup Lebih Sehat

Remaja Banyak Makan Serat, Saat Tua Hidup Lebih Sehat

Health | Senin, 07 Januari 2019 | 16:51 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×