Mengantuk Usai Makan, Ini Alasan Ilmiahnya

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Senin, 04 Februari 2019 | 14:03 WIB
Mengantuk Usai Makan, Ini Alasan Ilmiahnya
Ilustrasi mengantuk. (Shutterstock)

Suara.com - Makan Bikin Ngantuk, Ini Alasan Ilmiahnya

Siapa diantara Anda yang merasa ngantuk setelah makan? Tahukah Anda alasan dibalik kondisi ini?

Menurut peneliti William Ja, seorang profesor ilmu saraf di Scripps Research Institute di Florida, rasa kantuk usai makan dipicu oleh sinyal kewaspadaan yang membuat manusia tetap terjaga saat lapar namun memicu rasa kantuk ketika kenyang.

"Ketika manusia makan hingga kekenyangan, sinyal kewaspadaan ini menghilang dan digantikan oleh perasaan lelah dan mengantuk," ujar William dilansir dari laman Time.

William menduga bahwa porsi makanan turut mempengaruhi rasa kantuk usai makan. Penelitiannya pada lalat buah menunjukkan bahwa porsi makanan menjadi pemicu terbesar rasa kantuk usai makan. Hal ini juga berlaku pada makanan tinggi garam dan protein.

"Tidur memang membantu proses pencernaan makanan. Ketika tidur, usus menyerap nutrisi yang masuk lewat makanan lebih maksimal. Jadi mungkin rasa kantuk usai makan merupakan sinyal agar manusia tidur beberapa jam setelah makan," tambah dia.

Temuan William didukung sebuah studi kecil pada 2018 yang melibatkan supir truk. Peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan kaya sayuran dan lemak sehat lebih rendah peluangnya mengalami kantuk setelah makan daripada mereka yang mengonsumsi makanan berat yang mengandung daging olahan, makanan cepat saji dan minuman ringan.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa diet sehat menghasilkan rasa kantuk yang lebih rendah di siang hari," kata Claudia Moreno, peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas São Paulo di Brasil.

Teori lainnya adalah adanya perubahan sirkulasi darah setelah makan sehingga membuat beberapa orang mengantuk. Tomonori Kishino, seorang profesor ilmu kesehatan di Universitas Kyorin Jepang mengatakan, setelah makan aliran darah ke usus kecil meningkat secara dramatis. Akibatnya terjadi penurunan aliran darah ke otak sehingga memicu rasa kantuk.

baca juga

"Di antara orang-orang yang melewatkan sarapan, umumnya aliran darah otak menurun drastis setelah mereka makan siang. Ketika kita melewatkan sarapan maka memicu beban berat pada tubuh karena menyebabkan perubahan yang lebih besar dalam aliran darah dan memicu kantuk," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatian: Bahaya Bagi yang Mengantuk di Balik Kemudi

Perhatian: Bahaya Bagi yang Mengantuk di Balik Kemudi

Otomotif | Kamis, 08 November 2018 | 15:00 WIB

Sering Mengantuk saat Berkendara, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sering Mengantuk saat Berkendara, Ternyata Ini Penyebabnya!

Health | Senin, 30 Juli 2018 | 19:30 WIB

Kantuk Usai Sahur, 7 Cara Ini Bikin Anda Melek Lagi!

Kantuk Usai Sahur, 7 Cara Ini Bikin Anda Melek Lagi!

Health | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:25 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:14 WIB

×