Ini Alasan Ruang Pengaduan Masalah Anak dan Perempuan Belum Optimal

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 07 Februari 2019 | 06:30 WIB
Ini Alasan Ruang Pengaduan Masalah Anak dan Perempuan Belum Optimal
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Suara.com - Ini Alasan Ruang Pengaduan Masalah Anak dan Perempuan Belum Optimal.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengadukan bahwa  kerap menerima pengaduan masyarakat terkait urusan perempuan dan anak.

Melalui Kepala Bidang Pelayanan Publik, Aparatur dan Ketenagakerjaan, Kemensetneg, Djoko Triwidayanto menyampaikan banyak surat-surat pengaduan masyarakat yang masuk terkait bagaimana proses dan pola penanganan kasus yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Guna menjawab keluhan tersebut, Plt Kepala Biro Hukum dan Humas, Margareth Robin Korwa menjelaskan, tentang prosedur mekanisme penanganan pengaduan yang ada di KPPPA mulai dari proses penerimaan, analisis dan klarifikasi aduan untuk mencari kebenaran objektif dari masalah.

“KPPPA dalam hal proses penanganan pengaduan masyarakat tidak bisa menangani pengaduan secara langsung.  Permasalahan perempuan dan anak merupakan cross-cutting issues atau lintas sektoral, sehingga tidak bisa hanya diselesaikan oleh satu lembaga,” jelas Margareth Robin Korwa melalui siaran pers yang diterima Suara.com

Dalam hal penanganan aduan, Kemen PPPA mengacu pada 3 (tiga) hak dasar yang harus dipenuhi yaitu hak atas kebenaran, perlindungan dan pemulihan yang perlu diberikan terhadap perempuan dan anak.

Sementara itu, Sekretaris KPPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menambahkan, bahwa ruang gerak KPPPA dalam hal penanganan dibatasi ruang lingkup sebagai kementerian kebijakan dan koordinatif. Padahal menurut Pribudiarta, besarnya angka kasus kekerasan pada perempuan dan anak seharusnya berbanding lurus dengan hadirnya negara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dan memberikan bantuan rehabilitasi.

“Namun, yang menjadi kendala hingga saat ini, belum ada Kementerian Pusat atau Lembaga Negara yang diberikan kewenangan untuk melakukan layanan pendampingan terhadap penanganan permasalahan perempuan dan anak secara langsung,” tukasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dianggap Rancu, KPPPA: RUU PKS Serius untuk Lindungi Perempuan

Masih Dianggap Rancu, KPPPA: RUU PKS Serius untuk Lindungi Perempuan

Health | Selasa, 15 Januari 2019 | 20:27 WIB

KPPPA: UU Kekerasan Seksual Adalah Solusi soal Prostitusi Online

KPPPA: UU Kekerasan Seksual Adalah Solusi soal Prostitusi Online

Health | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:09 WIB

KPPPA Rilis 17 Agenda Utama 2019 yang Harus Dicapai

KPPPA Rilis 17 Agenda Utama 2019 yang Harus Dicapai

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir

Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Ngalap Berkah di Muktamar ke-35 NU, Cerita Tukang Ojek Banjir Rezeki di Tambakberas

Ngalap Berkah di Muktamar ke-35 NU, Cerita Tukang Ojek Banjir Rezeki di Tambakberas

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Ikuti Lucky Roll BRImo dan Tebus Murah Sembako Rp1 di Event Hero 55th Anniversary

Ikuti Lucky Roll BRImo dan Tebus Murah Sembako Rp1 di Event Hero 55th Anniversary

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Sepatu Nike Pegasus 41 Cocok Buat Lari Apa? Pelari Tokyo Marathon Ungkap Pengalamannya

Sepatu Nike Pegasus 41 Cocok Buat Lari Apa? Pelari Tokyo Marathon Ungkap Pengalamannya

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Rais Aam dan Ketum PBNU Terpilih, Muhammadiyah Harap Makin Perkuat Ukhuwah

Rais Aam dan Ketum PBNU Terpilih, Muhammadiyah Harap Makin Perkuat Ukhuwah

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Tidak Menikah Muda Bukan Berarti Tertinggal: Ini Pilihan Hidup Perempuan!

Tidak Menikah Muda Bukan Berarti Tertinggal: Ini Pilihan Hidup Perempuan!

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Pemain Keturunan Indonesia-Iran Punya Andil Bikin Alexander Jeremejeff Gabung Persija

Pemain Keturunan Indonesia-Iran Punya Andil Bikin Alexander Jeremejeff Gabung Persija

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran

Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:03 WIB

Melihat Jeroan Bisnis ANTM, 80% Pendapatan Masih Bertumpu pada Emas

Melihat Jeroan Bisnis ANTM, 80% Pendapatan Masih Bertumpu pada Emas

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Cerita Mahasiswa Baru di UPH Festival 2026: Bertumbuh, Menemukan Arah, Melayani, dan Berdampak

Cerita Mahasiswa Baru di UPH Festival 2026: Bertumbuh, Menemukan Arah, Melayani, dan Berdampak

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×