Setelah Tiga Tahun, Pasutri Ini Akhirnya Dengar Putri Mereka Berbicara

Vika Widiastuti | Suara.com

Rabu, 13 Februari 2019 | 20:10 WIB
Setelah Tiga Tahun, Pasutri Ini Akhirnya Dengar Putri Mereka Berbicara
Ilustrasi keluarga, orangtua dan anak perempuannya. (Shutterstock)

Suara.com - Kebahagiaan menyelimuti sepasang suami istri ini. Mereka akhirnya mendengar suara anak perempuan mereka setelah tiga tahun. 

Zoey Ellis, dari Coon Rapids, lahir pada bulan Maret 2015 dengan kondisi langka yang membuatnya tak bisa bicara.

HiMedik Melansir dari dailymail, selama tiga tahun terakhir Zoey menggunakan bahasa isyarat, mencicit dan mengerakkan lidahnya untuk menghasilkan bunyi dan berkomunikasi dengan orangtuanya, Amberlee dan Jeremy.

Musim panas lalu, Zoey menjalani operasi di Ohio untuk memperlebar tenggorokannya menggunakan tulang rawan dari tulang rusuknya.

Sekarang, Zoey sudah bisa berbicara. Dalam sebuah wawancara, ibunya menggambarkan kesedihan karena putrinya yang tidak bisa berbicara sama sekali.

"Saya hamil 20 minggu dan saat itu saya diberitahu bahwa Zoey didiagnosis menderita CHAOS atau Congenital High Airway Obstruction Syndrome," ujarnya.

Ini merupakan kondisi di mana tenggorokan dan pita suara janin terhambat.

Para ilmuwan masih belum yakin apa penyebabnya, tetapi mereka percaya itu mungkin berasal dari jalan napas yang menyempit atau bagian dari trakea yang hilang, menurut UCSF Benioff Children's Hospital.

Janin yang lahir dengan kondisi ini memiliki paru-paru yang membesar, cairan di perut dan gagal jantung karena obstruksi jalan napas.

Perawatan tergantung pada seberapa parah kondisinya. Jika penyumbatannya kecil, maka pembedahan minor diperlukan untuk memperbaiki.

Namun, jika penyumbatannya parah, bayi memerlukan tabung trake. Tabung ini dipasang langsung ke tenggorokan.

Zoey saat ini dalam terapi wicara tetapi ibunya mendorongnya untuk tetap menggunakan bahasa isyaratnya bersama dengan kata-kata.

Amberlee menambahkan, "Hal terbesar adalah tidak menyerah bahkan ketika kamu berpikir sesuatu yang buruk akan terjadi." (HiMedik.com/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Mengharukan, Ayah Bantu Anaknya yang Alami Cerebral Palsy Main Bola

Video Mengharukan, Ayah Bantu Anaknya yang Alami Cerebral Palsy Main Bola

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 06:35 WIB

Demi Si Kecil, Teuku Wisnu Rela Turun dari Mobil saat Antar Anak Sekolah

Demi Si Kecil, Teuku Wisnu Rela Turun dari Mobil saat Antar Anak Sekolah

Health | Senin, 11 Februari 2019 | 18:33 WIB

Bunda, Ini Usia yang Tepat Kenalkan Kisah Pahlawan Nasional Pada Anak

Bunda, Ini Usia yang Tepat Kenalkan Kisah Pahlawan Nasional Pada Anak

Health | Kamis, 07 Februari 2019 | 19:15 WIB

Cerita Ussy Sulistiawaty Soal Pola Asuh Anak yang Diterapkannya

Cerita Ussy Sulistiawaty Soal Pola Asuh Anak yang Diterapkannya

Health | Kamis, 07 Februari 2019 | 15:54 WIB

Penasaran, Bocah 12 Tahun Ini Masukkan 39 Bola Magnet ke Alat Kelaminnya

Penasaran, Bocah 12 Tahun Ini Masukkan 39 Bola Magnet ke Alat Kelaminnya

Health | Selasa, 05 Februari 2019 | 08:13 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB