Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir, Jangan Bingung Ya Moms!

Vika Widiastuti | Suara.com

Kamis, 28 Februari 2019 | 19:32 WIB
Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir, Jangan Bingung Ya Moms!
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Mata berair biasanya disebabkan oleh tersumbatnya saluran air mata. Kondisi ini umumnya dialami oleh bayi yang baru lahir. 

Terkadang, dokter menyebut kondisi ini sebagai dacryostenosis atau obstruksi saluran nasolakrimal.

Sebagai informasi, air mata terbentuk di kelenjar lakrimal, yang berada tepat di atas mata. Cairan air mata membantu membersihkan dan melumasi permukaan mata.

Saluran air mata atau saluran nasolakrimal adalah saluran kecil yang berada di sudut mata dekat hidung. Ketika seseorang berkedip, kelopak mata menyapu cairan air mata ke saluran ini, yang mengalirkannya ke hidung.

Jika saluran air mata tersumbat, cairan air mata mungkin tidak lagi dapat mengalir keluar dari permukaan mata. Penyumbatan dapat menyebabkan mata sangat berair, dan cairan lengket dapat terbentuk di sudut-sudut.

Menurut American Academy of Ophthalmology yang dilansir HiMedik dari Medical News Today, hampir 20 persen bayi baru lahir mengalami penyumbatan saluran air mata. Kondisi ini dapat terjadi karena ujung saluran air mata tidak terbuka dengan benar saat bayi lahir.

Saluran air mata yang tersumbat dapat memengaruhi satu atau kedua mata bayi. Jika mata berair memang disebabkan oleh tersumbatnya saluran air mata, biasanya akan sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 4 hingga 6 bulan.

Bayi imut. (unsplash/@Melissa Labellarte)
Ilustrasi bayi. (unsplash/@Melissa Labellarte)

Bunda juga bisa mengobatinya sendiri di rumah. Namun, sebelum menyentuh area yang dekat dengan mata anak, bersihkan tangan dengan sabun dan air hangat untuk mencegah infeksi.

Untuk membersihkan kotoran, celupkan kain kasa bersih atau kain lembut ke dalam air hangat kemudian usapkan dengan lembut ke ujung mata. Jika saluran air mata yang tersumbat memengaruhi kedua mata, selalu gunakan kain baru atau kain kasa untuk membersihkan mata satunya.

Supaya tidak makin parah, lindungi mata bayi dari angin, cuaca dingin, dan sinar matahari yang kuat karena dapat memperburuk gejala.

Selain itu, bunda juga dapat melakukan pijatan. Mintalah rekomendasi atau tanyakan pada dokter cara memijat dengan aman saluran air mata bayi yang tersumbat untuk membantunya terbuka.

Jadi, kalau mata si kecil berair terus jangan bingung ya Bun. Namun, kalau mata berair disertai dengan gejala lain di area mata, seperti kemerahan, pembengkakan, mungkin merupakan tanda infeksi atau masalah mata lainnya dan perlu segera ke dokter. (HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyusui Sambil Berbaring Bisa Bikin Bayi Congekan?

Menyusui Sambil Berbaring Bisa Bikin Bayi Congekan?

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 13:23 WIB

Bayi di Tokyo Lahir dengan Bobot 9 Ons, Cuma Sebesar Kepalan Tangan!

Bayi di Tokyo Lahir dengan Bobot 9 Ons, Cuma Sebesar Kepalan Tangan!

Health | Rabu, 27 Februari 2019 | 11:17 WIB

Dibuang Saat Bayi, Lelaki Cari Orang Tuanya Saat Dewasa Lewat Tes DNA

Dibuang Saat Bayi, Lelaki Cari Orang Tuanya Saat Dewasa Lewat Tes DNA

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 07:43 WIB

Lahir dengan Malformasi Vena, Bayi Ini Miliki Bibir yang Besar

Lahir dengan Malformasi Vena, Bayi Ini Miliki Bibir yang Besar

Health | Minggu, 24 Februari 2019 | 09:45 WIB

Anak Rewel karena Sindrom Tumbuh Gigi? Ini Cara Mengatasinya

Anak Rewel karena Sindrom Tumbuh Gigi? Ini Cara Mengatasinya

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 07:34 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB