Sederhana, Tapi Ini Manfaat Permainan Imajinatif

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 07 Maret 2019 | 17:00 WIB
Sederhana, Tapi Ini Manfaat Permainan Imajinatif
Permainan imajinatif. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Permainan imajinatif, walau terlihat sederhana, ternyata memiliki beragam manfaat. Psikolog pendidikan dan pendiri Rumah Dandelion, Binky Paramitha, mengungkap ini dikarenakan saat bermain permainan imajinatif, anak biasa menggunakan suatu benda untuk mewakili peran yang sedang mereka mainkan.

Lebih lanjut Binky mengungkap, saat anak bermain permainan imajinatif, ada tiga komponen yang biasa mereka lakukan. Pertama, adalah menciptakan situasi imajinasi. Kedua, menetapkan suatu tokoh atau karakter, lalu memerankannya. Terakhir, mengikuti aturan-aturan tertentu untuk memerankan tokoh atau karakter yang mereka pilih dengan baik.

Inilah yang dapat mengembangkan keterampilan yang penting bagi perkembangan mereka. Karenanya, tak heran jika permainan imajinatif memiliki sederet manfaat.

"Permainan imajinatif punya manfaat secara kognitif berpikir simbolik. Mereka dapat memecahkan masalah lebih baik dan memiliki kreatifitas yang lebih baik," ujar Binky dalam peluncuran seri booklet 'The Power of Play' bersama merek mainan edukatif Early Learning Centre (ELC) di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Bahkan, kata Binky, berdasarkan studi dari UNICEF 2018 yang berjudul 'Early Moments Matter', pada tahun-tahun pertama di kehidupannya, neuron di otak manusia membentuk koneksi baru dengan kecepatan mengejutkan, yakni 700-1000 per detik, suatu kecepatan yang tidak pernah terulang lagi.

Koneksi ini, jelas Binky, adalah blok bangunan masa depan anak dari proses tumbuh kembangnya. Anak-anak yang melakukan permainan imajinatif dengan memainkan peran-peran tertentu dapat menghadapi tantangan dengan lebih baik di kemudian hari.

Selanjutnya, permainan imajinatif dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, apalagi saat didampingi oleh orangtua, mereka memiliki pola komunikasi yang baik.

"Terakhir adalah manfaat sosial emosional, hal yang tidak didapat dari mainan lain, anak belajar menjadi orang lain, ini sangat sulit sekali untuk anak usia 3-5 tahun. Mereka belajar empati. Saat bermain kreatif dengan teman-teman mereka, anak juga belajar untuk bekerja sama dan berkompromi," tutup Binky.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Jenis Permainan yang Cocok untuk Generasi Alfa

Ini Jenis Permainan yang Cocok untuk Generasi Alfa

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 14:34 WIB

Video: Anak 4 Tahun Bermain Trampolin Pakai Kursi Rodanya Mencuri Perhatian

Video: Anak 4 Tahun Bermain Trampolin Pakai Kursi Rodanya Mencuri Perhatian

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:08 WIB

Latih Jiwa Kepemimpinan Anak Lewat Permainan Kreatif

Latih Jiwa Kepemimpinan Anak Lewat Permainan Kreatif

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 16:06 WIB

Terkini

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:20 WIB

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 11:18 WIB

Dua Kata Shin Tae-yong Usai Namanya Diteriakkan Suporter Timnas Indonesia

Dua Kata Shin Tae-yong Usai Namanya Diteriakkan Suporter Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:13 WIB

KPK Geledah Bela Parahyangan, Dalami Dugaan Pemberian Uang untuk Pengurusan HGB

KPK Geledah Bela Parahyangan, Dalami Dugaan Pemberian Uang untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:12 WIB

Timnas Singapura vs Malaysia Jadi Sorotan, Muncul Klaim soal Dugaan Main Mata

Timnas Singapura vs Malaysia Jadi Sorotan, Muncul Klaim soal Dugaan Main Mata

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:11 WIB

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 11:06 WIB

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:02 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:00 WIB

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

×