Batu Bata Terbuat dari Urine Manusia, Begini Proses Pembuatannya

Vika Widiastuti | Yuliana Sere | Suara.com

Minggu, 17 Maret 2019 | 06:35 WIB
Batu Bata Terbuat dari Urine Manusia, Begini Proses Pembuatannya
Ilustrasi batu bata (Pixabay/Nikiko)

Suara.com - Para peneliti dari Universitas Cape Town telah menciptakan batu bata bio pertama di dunia yang terbuat dari urine manusia.

Dilansir HiMedik dari mirror, batu bata dibuat melalui proses alami yang disebut presipitasi karbonat mikroba.

Dalam proses ini, pasir lepas digabungkan dengan bakteri yang secara alami menghasilkan enzim yang disebut urease.

Urease memecah urea dalam urine, sambil menghasilkan kalsium karbonat, yang mengamplas pasir menjadi bentuk yang dipilih.

Hebatnya, seluruh proses ini dapat terjadi pada suhu kamar yang merupakan kabar baik bagi lingkungan dan pemanasan global.

Jika digunakan sebagai bahan bangunan, pembeli kemudian dapat memilih seberapa kuat batu bata yang mereka inginkan.

Batu bata. (Pixabay/Free-Photos)
Batu bata. (Pixabay/Free-Photos)

Dr Dyllon Randall, yang bekerja di proyek tersebut, mengatakan, "Jika klien menginginkan batu bata yang lebih kuat dari batu bata kapur 40%, kami akan membiarkan bakteri membuat zat padat menjadi lebih kuat dengan 'menumbuhkan' lebih lama.

“Semakin lama Anda membiarkan bakteri kecil membuat semen, semakin kuat produk yang dihasilkan. Kami dapat mengoptimalkan proses itu."

Terlebih lagi, dalam proses pembuatan batu bata, nitrogen dan kalium juga diproduksi, yang dapat digunakan sebagai pupuk komersial.

Secara keseluruhan, ini secara efektif tidak akan menghasilkan limbah.

Dr Randall berkata, “Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana melakukannya dengan cara yang optimal sehingga keuntungan dapat dihasilkan dari urine."

Saat ini, rintangan terbesar adalah penerimaan sosial untuk menggunakan urine manusia.

Dr Randall menambahkan, “Saat ini kami hanya berurusan dengan pengumpulan urine dari urinal pria karena itu diterima secara sosial. Tapi bagaimana dengan separuh populasi lainnya?" tutupnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Urine Demi Kesehatan, Berani Coba?

Minum Urine Demi Kesehatan, Berani Coba?

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 05:56 WIB

Setengah Populasi Dunia Masih Kurang Akses Layanan Kesehatan

Setengah Populasi Dunia Masih Kurang Akses Layanan Kesehatan

Health | Kamis, 14 Desember 2017 | 14:35 WIB

Urine Berbau Menyengat, Waspadai Kondisi Penyakit Berikut!

Urine Berbau Menyengat, Waspadai Kondisi Penyakit Berikut!

Health | Rabu, 08 Februari 2017 | 08:48 WIB

7 Fakta Mengejutkan tentang Urine

7 Fakta Mengejutkan tentang Urine

Health | Jum'at, 02 Desember 2016 | 10:19 WIB

Urine Penderita Diabetes Rasanya Manis?

Urine Penderita Diabetes Rasanya Manis?

Health | Minggu, 13 November 2016 | 13:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB