Atasi Mabuk Perjalanan pada Si Kecil dengan 5 Langkah Ini

Silfa Humairah Utami

Senin, 18 Maret 2019 | 05:30 WIB
Atasi Mabuk Perjalanan pada Si Kecil dengan 5 Langkah Ini
Ilustrasi cegah anak mabuk perjalanan saat liburan keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Atasi Mabuk Perjalanan pada Si Kecil dengan 5 Langkah Ini.

Pergi liburan jauh bersama anak sering kali menyebabkan anak mabuk perjalanan.

Kondisi tersebut terganggunya sinyal tubuh yang dikirimkan ke otak ini, menyebabkan mual, muntah, pusing, dan tubuh lemah. Hal itu tentu tembuat orang tua tidak tega dan kasihan untuk melanjutkan perjalanan.

Mabuk perjalanan pasti membuat anak jadi rewel dan Anda jadi cemas. Jangan khawatir, Anda bisa mengatasi mabuk perjalanan pada si kecil dengan beberapa cara ini berikut. dilansir Hello Sehat.

1. Pastikan sirkulasi udara cukup baik

Perut mual dan muntah akibat mabuk perjalanan akan membaik jika Anda menjaga sirkulasi udara dalam kendaraan tetap baik. Anda bisa membiarkan kaca sedikit terbuka, angin sepoi-sepoi selama perjalanan dapat melegakan pernapasan dan perutnya.

2. Siapkan tisu dan kantong plastik

Rasa mual yang tidak tertahankan pasti membuat anak mual-mual. Muntahan tersebut tentu dapat mengotori pakaian dan kursinya. Mengatasi mabuk perjalanan pada anak ini bukan dengan meminta anak menahan diri untuk tidak muntah. Sebaiknya, Anda siapkan kantung atau wadah muntahan. Minta anak untuk membuang muntahannya pada wadah tersebut.

Setelah selesai, bersihkan mulut si kecil dengan tisu basah. Selain membersihkan, bau muntahan yang tidak mengenakan dan dapat memicu anak muntah lagi juga akan sedikit berkurang.

baca juga

3. Pakai minyak angin

Supaya mual dan pusing hilang, Anda boleh mengusapkan minyak angin pada perut, leher, sisi kepala, dan sekitar dada anak. Bau khas dari minyak angin bisa melegakan pernapasan anak sehingga mencegah gejala mabuk perjalanan kembali kambuh.

4. Pastikan si kecil cukup makan dan minum

Mengurangi asupan makanan dan minuman bukan cara yang tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan pada anak. Begitu juga dengan membiarkan anak makan camilan sepuasnya selama perjalanan. Jadi, jangan biarkan anak makan terlalu banyak atau membiarkan perutnya kosong. Dua kondisi ini bisa memicu gejala mabuk kendaraan kembali terjadi.

Jangan pula membiarkan anak tidak minum cukup air. Alih-alih menghindari perut kembung, anak bisa sembelit dan lemas karena kekurangan cairan selama perjalanan

5. Biarkan anak istirahat

Mual, muntah, dan pusing pasti membuat tubuh anak jadi lemah. Nah, cara terbaik untuk mengatasi mabuk perjalanan pada anak tersebut adalah menenangkannya. Misalnya, memberinya pelukan atau membaringkan tubuhnya ke pangkuan Anda dapat membuat dirinya tenang dan nyaman untuk tidur.

Jadi liburan tetap nyaman dengan melakukan pencegahan anak mabuk perjalanan dengan cara di atas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lucunya Anak Ronaldo Mainan Bola yang Buat Atletico Tersingkir di Champions

Lucunya Anak Ronaldo Mainan Bola yang Buat Atletico Tersingkir di Champions

Bola | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:32 WIB

4 Ciri Sikap Manja Anak yang Tidak Boleh Dibiarkan Orang tua

4 Ciri Sikap Manja Anak yang Tidak Boleh Dibiarkan Orang tua

Health | Minggu, 17 Maret 2019 | 05:25 WIB

Mata Anaknya Rusak, Orang Tua Ini Terpaksa Setujui Operasi Pengangkatan

Mata Anaknya Rusak, Orang Tua Ini Terpaksa Setujui Operasi Pengangkatan

Health | Jum'at, 15 Maret 2019 | 20:41 WIB

Mengapa Anak Sulit Tidur Hingga Dini Hari? Yuk Kenali Penyebabnya

Mengapa Anak Sulit Tidur Hingga Dini Hari? Yuk Kenali Penyebabnya

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 16:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×