Banyak Anak Muda Merokok, Menkes Sebut Taktik Industri Rokok Berhasil

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 13:05 WIB
Banyak Anak Muda Merokok, Menkes Sebut Taktik Industri Rokok Berhasil
Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Permasalahan kesehatan saat ini tak hanya menyerang usia tua, tapi mulai bergeser ke usia muda. Pada anak muda, risiko kesehatan tak lepas dari pola hidup tak sehat yang mereka lakukan, seperti merokok, konsumsi alkohol, hingga kebiasaan mengemudi yang ugal-ugalan.

Disampaikan Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, prevalensi merokok di kalangan anak muda meningkat menjadi 9,1 persen di antara usia 10-18 tahun menurut hasil Riset Kesehatan Dasar 2018. Menurutnya, hal ini menjadi angin segar bagi para perusahaan rokok karena konsumen mereka bergeser menjadi lebih muda.

"Karena rokok adiksi ini ada sisi bisnis. Kalau adiksi sejak anak-anak, tentu sampai dewasa akan merokok. Keuntungan di pihak industri luar biasa karena sudah mengikat dari anak-anak sampai tua," ujar Menkes Nila di sela-sela pembukaan Youth Town Hall.

Menkes mengatakan, anak muda harus menyadari bahwa sakit tak selalu menunggu tua. Menurutnya 'mindset' ini yang harus diubah agar mereka mulai menjalani gaya hidup sehat sejak muda.

Tentu saja, kata Menkes, perubahan ini tak bisa dilakukan Kementerian Kesehatan sendiri. Butuh dukungan lintas sektor untuk membuat anak muda Indonesia memahami pentingnya menjalani gaya hidup sehat.

"Dukungan antar kementerian juga diperlukan. Dalam hal ini saya kira parenting memainkan peranan, KemenPPA juga perlu ambil bagian dalam gerakan ini. Kemendikbud juga harus mengimbau guru-guru agar tidak merokok dan mengawasi anak didiknya," imbuh Menkes.

Menkes mengutip data Litbangkes yang menunjukkan bahwa usia manusia saat ini semakin panjang, yakni 71,4 tahun. Namun di sisi lain prevalensi penyakit katastropik mulai meningkat, salah satunya dipicu merokok.

"Dari data Litbangkes itu fase sehatnya cuma sampai 62 tahun, 8-9 tahun itu kebanyakan sakit-sakitan. Coba hitung, selama 9 tahun itu penyakitnya akibat rokok, seperti paru. Kemudian bisa sakit jantung, berapa biaya yang harus dikeluarkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bonus Demografi, Menkes Ingin Anak Muda Jadi Agent of Change

Ada Bonus Demografi, Menkes Ingin Anak Muda Jadi Agent of Change

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:20 WIB

Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet

Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet

Tekno | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:03 WIB

Viral Susi Pudjiastuti Nyalakan Rokok untuk Perempuan di Depan Bocah

Viral Susi Pudjiastuti Nyalakan Rokok untuk Perempuan di Depan Bocah

News | Senin, 11 Maret 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:33 WIB