Berawal dari Sakit Punggung, Wanita Ini Idap Kanker Payudara Stadium 4

Kamis, 21 Maret 2019 | 15:47 WIB
Berawal dari Sakit Punggung, Wanita Ini Idap Kanker Payudara Stadium 4
Ilustrasi nyeri punggung. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita diduga menjadi korban salah diagnosis. Dia mulanya menderita sakit punggung kronis

HiMedik melansir dari medical daily, tiga ahli reumatologi diduga mengabaikan gejala-gejalanya dan menyimpulkan bahwa ia menderita penyakit mental.

Namun, rasa sakitnya tetap ada dan dia kemudian didiagnosis menderita kanker payudara stadium 4.

Tori Geib mengeluh kepada tiga ahli reumatologi tentang sakit punggungnya. Dia diberitahu bahwa kondisinya disebabkan oleh fibromyalgia dan dia diresepkan mengonsumsi antidepresan.

Saat bertemu tim medis, tiga dokter menyatakan bahwa dia menderita depresi. Sebulan setelah dia didiagnosis, dia langsung dirawat.

Ketika dia menemukan benjolan di sisi tubuhnya, barulah dokter menyadari bahwa dia menderita kondisi medis yang lebih parah.

Dia kemudian menjalani mammogram dan biopsi. Setelah itu dia didiagnosis menderita kanker payudara metastasis.

Dia kemudian meninjau rekam medisnya dari tiga rheumatologist dan menemukan bahwa mereka mengindikasikan adanya lesi yang mencurigakan di tulang belakangnya.

Ilustrasi sakit punggung. (shutterstock)
Ilustrasi sakit punggung. (shutterstock)

Namun, tidak ada dokter yang menindaklanjuti gejala itu. Geib juga menyatakan bahwa karena kesalahan diagnosis, kankernya menyebar ke tulang belakang, merusak salah satu tulang belakangnya dan mengurangi ukurannya hingga 70 persen.

Baca Juga: Bikin Terenyuh, Pasutri Penderita Kanker Payudara Ini Saling Semangati

Dia kemudian dirawat karena vertebroplasti untuk menyembuhkan efek sebelum perawatan kanker payudara dimulai.

Geib menjelaskan seandainya kankernya terdeteksi lebih awal, kondisi tulang belakangnya dapat diatasi dan kerusakan pada tubuhnya dapat diminimalkan.

Kanker payudara metastasis stadium 4 umumnya mengurangi harapan hidup pasien menjadi hanya 18 hingga 36 bulan.

Hampir seperempat dari mereka yang didiagnosis dengan penyakit ini hidup hingga lima tahun setelah diagnosis.

Dalam kasus Geib, kankernya dikategorikan sebagai reseptor estrogen positif, jadi dia direkomendasikan untuk menjalani terapi hormon.

Dia juga diberikan menopause yang diinduksi oleh obat agar dia bisa menjalani perawatan kemoterapi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI