Catat, 6 Dampak Buruk Stres Bagi Kesehatan Kulit Anda

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Selasa, 02 April 2019 | 18:05 WIB
Catat, 6 Dampak Buruk Stres Bagi Kesehatan Kulit Anda
Dampak buruk stres bagi kesehatan kulit bukan omong kosong. (shutterstock)

3. Hormon stres memperburuk penyakit kulit

Teorinya adalah bahwa sistem kekebalan tubuh secara langsung dipengaruhi oleh stres, kata Dr. Michael Eidelman, seorang dokter kulit yang juga berbasis di New York City.

Dia mencatat bahwa stres melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin ke dalam sistem kita, yakni pesan kimiawi yang memicu respons fisiologis tertentu dalam tubuh kita. Misalnya, adrenalin meningkatkan denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah, dan kortisol meningkatkan gula dalam aliran darah, menurut Mayo Clinic.

Stres bisa memperburuk kondisi penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis. (Shutterstock)
Stres bisa memperburuk kondisi penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis. (Shutterstock)

Pada kulit, ketika tubuh memproduksi terlalu banyak kortisol, sistem kekebalan tubuh melemah, menyebabkan respons peradangan seperti eksim atau psoriasis. Faktor ini sangat relevan untuk individu yang memiliki kecenderungan pada kondisi kulit, kata Bowe, karena stres dapat memperburuk atau membuka kedok kondisi tersebut.

4. Stres bikin kulit berminyak dan jerawat

Pergeseran dalam tingkat hormon - khususnya kortisol - yang disebabkan oleh stres juga dapat menjadi faktor penyebab jerawat.

Stres bisa bikin kulit berminyak dan jerawat. (Shutterstock)
Stres bisa bikin kulit berminyak dan jerawat. (Shutterstock)

"Stres merangsang otak untuk menghasilkan satu set hormon spesifik yang mempersiapkan tubuh untuk lingkungan yang penuh tekanan," kata Zeichner.

Sebagai efek sampingnya, lanjut dia, hormon-hormon ini meningkatkan aktivitas kelenjar sebaceous di kulit, yang mengarah ke tingkat minyak yang lebih tinggi, yang membuat penyumbatan pada pori-pori dan akhirnya timbulnya jerawat.

5. Stres bisa sebabkan kebotakan

baca juga

Menurut Patel, beberapa orang mungkin menemukan rambut mereka lebih berminyak atau lebih kering dari biasanya selama masa stres, tergantung pada cara tubuh mereka bereaksi terhadap perubahan kadar hormon.

Stres bisa memicu kebotakan (shutterstock)
Stres bisa memicu kebotakan (shutterstock)

Hal ini bisa memicu timbulnya kebotakan.

“Respons setiap orang akan berbeda dalam tingkat keparahannya. Kulit kepala dan rambut pasti akan merasakan efek stres," kata dia.

Stres dapat menyebabkan kerusakan kuku (Shutterstock)
Stres dapat menyebabkan kerusakan kuku (Shutterstock)

6. Stres dapat menyebabkan kerusakan kuku

Seperti rambut, saat stres berkepanjangan, pertumbuhan dan kondisi kuku juga akan memburuk, kata Patel. Sekali lagi, katanya, kuku memang tidak diperlukan untuk bertahan hidup, jadi ketika tiba saatnya bagi tubuh untuk mendistribusikan energi untuk mempromosikan penyembuhan, kuku bukan prioritas utama.

Selain itu, kuku bisa menjadi rapuh atau mulai mengelupas selama masa stres, menurut Science Daily.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Mahasiswa Kecanduan Tanning Hingga Kulitnya Jadi Hitam

Duh, Mahasiswa Kecanduan Tanning Hingga Kulitnya Jadi Hitam

Health | Jum'at, 29 Maret 2019 | 07:55 WIB

Ini Tips Mendorong Produksi Kolagen yang Bikin Kulit Kenyal

Ini Tips Mendorong Produksi Kolagen yang Bikin Kulit Kenyal

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:45 WIB

Pakar Sebut Terlalu Serius Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Alasannya

Pakar Sebut Terlalu Serius Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Alasannya

Health | Rabu, 27 Maret 2019 | 06:55 WIB

Terkini

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam, Galeri 24, dan UBS Bergerak Bervariasi

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam, Galeri 24, dan UBS Bergerak Bervariasi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Dua UMKM RI Bidik Pasar Ekspor, Incar Kontrak Dagang Internasional

Dua UMKM RI Bidik Pasar Ekspor, Incar Kontrak Dagang Internasional

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Samsung Galaxy S27 Meluncur Lebih Awal? Memorinya Masih Misteri

Samsung Galaxy S27 Meluncur Lebih Awal? Memorinya Masih Misteri

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:03 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Tingkat Kepuasan Stagnan di 55,3 Persen, Ekonomi Belum Stabil Jadi Catatan

2 Tahun Prabowo-Gibran Tingkat Kepuasan Stagnan di 55,3 Persen, Ekonomi Belum Stabil Jadi Catatan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim

Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:49 WIB

AAJI Catat 29 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

AAJI Catat 29 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Cuaca Semarang Panas Menyengat, Suhu Udara Diprakirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Panas Menyengat, Suhu Udara Diprakirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:43 WIB

PKS Soroti Polemik Ijazah Gibran: Pemimpin Harus Lahir dari Meritokrasi, Bukan Dispensasi!

PKS Soroti Polemik Ijazah Gibran: Pemimpin Harus Lahir dari Meritokrasi, Bukan Dispensasi!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:43 WIB

×