Bebaskan Anak-Anak Main Gadget, Ini Syarat dari Mona Ratuliu

Vania Rossa | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 12 April 2019 | 14:17 WIB
Bebaskan Anak-Anak Main Gadget, Ini Syarat dari Mona Ratuliu
Mona Ratuliu. (Suara.com/Nadan Hadiyanti)

Suara.com - Sadar akan bahaya gadget bagi tumbuh kembang anak, beberapa orangtua berupaya mengurangi penggunaan gadget untuk anak-anaknya. Namun, tidak demikian dengan Mona Ratuliu. Memiliki tiga orang anak, penulis buku Digital Parenthink ini justru membebaskan anak-anaknya main gadget, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di rumah.

“Melek teknologi dan internet adalah keharusan bagi saya, sebagai orangtua dari generasi Z dan Alfa. Dua generasi ini memang keseharian dan rutinitasnya lebih banyak didominasi oleh internet. Jadi saya harus cerdas dalam menyeimbangkan hal-hal lain yang menyangkut tumbuh kembang anak,” kata Mona Ratulis saat ditemui Suara.com belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

Mona mengaku semua anak-anaknya di rumah boleh dan bebas main gadget, asalkan mereka sudah mengerjakan kawajiban dan tanggung jawabnya setelah pulang sekolah dan menyudahi sebelum quality time dengan keluarga menjelang waktu tidur.

“Semua anak bebas main gadget usai pulang sekolah. Tapi sebelumnya, mereka harus sudah bersih-bersih, salat, makan, istirahat, ngaji, kerjakan PR, belajar, dan lain sebagainya. Kalau itu semua sudah selesai, mereka bebas mau main selama apa pun. Hanya saja, tergantung anaknya, kalau mereka mau pakai gadget lebih lama, mereka harus segera menyelesaikan tugas, tapi kalau lelet dan kebanyakan leyeh-leyeh, berarti waktu main gadgetnya semakin berkurang,” beber Mona.

Ia menambahkan, penting bagi anak-anak diperkenalkan dengan gadget. Tapi jangan lupa mereka harus tetap beraktivitas fisik. Jadi gadget hanya alternatif, dan tidak mendominasi kehidupan anak.

“Anak-anak penting diperkenalkan dengan gadget, karena kita akan hidup di tengah-tengah teknologi yang makin canggih. Tapi jangan lupa untuk terus memantau aktivitas. Karena anak-anak perlu kehidupan sehari-hari, seperti berinteraksi dengan orang lain, bermain secara fisik, bermain outdoor, melihat sesuatu yang baru, belajar sesuatu yang baru, pergi bareng keluarga, bonding dengan keluarga, dan banyak aspek yang perlu dilengkapi lagi. Jadi biarkanlah gadget hanya jadi alternatif, bukan yang mendominasi,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keseringan Main Gadget, Anak Jadi Malas Belajar dan Tidak Produktif

Keseringan Main Gadget, Anak Jadi Malas Belajar dan Tidak Produktif

Health | Senin, 08 April 2019 | 19:05 WIB

Kerap Tidur Miring Sambil Main HP, Tulang Belakang Wanita Ini Bengkok

Kerap Tidur Miring Sambil Main HP, Tulang Belakang Wanita Ini Bengkok

Health | Sabtu, 23 Maret 2019 | 21:50 WIB

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Health | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:15 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB