Begini Tips Melatih Anak Berpuasa, Jangan Dipaksa Ya!

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 22 April 2019 | 10:46 WIB
Begini Tips Melatih Anak Berpuasa, Jangan Dipaksa Ya!
Ilustrasi melatih anak puasa. [Shutterstock]

Suara.com - Sekitar dua minggu lagi umat muslim di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Nah, umumnya sebagian orangtua juga memanfaatkan momen ini untuk melatih puasa sejak dini pada buah hatinya.

Lalu, bagaimana cara yang tepat mengenalkan anak pada ibadah puasa? Psikolog Anak dari Tiga Generasi, Chitra Annisya, M.Psi mengatakan anak bisa dikenalkan konsep puasa dengan mengajaknya untuk makan sahur dan berbuka puasa. Masalah kuat atau tidaknya anak puasa hingga sore hari, sambung dia, disesuaikan dengan kemampuan anak.

"Tergantung kesiapan anak aja sih yah, kalau anak sudah mulai mau ikutan puasa, bisa dikenalkan dengan konsep puasa misalnya dengan menjalankan sahur bareng, ketika pagi ditanya aja mau tetep puasa atau makan, itu nggak papa," ujar Chitra ketika ditemui dalam acara di Gandaria City Mall, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menyarankan bahwa konsep pengenalan puasa sebaiknya dilakukan sejak anak berusia tiga tahun. Namun, menurut Chitra, kesiapan masing-masing anak berbeda sehingga orangtua tidak boleh memaksakan kehendaknya. Apalagi, kata dia, usia dini memang belum dianjurkan untuk berpuasa.

"Tidak perlu dipaksakan, untuk mengikuti puasa itu kan sebagai orang tua ingin membangun persepsi mengenai bulan puasa, bulan ramadhan, dan juga tentang menjalani ritual agama yang positif. Ketika anak belum terlalu paham, dan dipaksakan, bisa jadi persepsinya itu cenderung negatif, sehingga anak jadi enggan melakukan ritual-ritual ibadah yang lainnya," imbuhnya.

Lantas, perlukah orangtua menberikan hadiah ketika anak berhasil menjalani puasa hingga waktu berbuka? Chitra mengimbau agar hadiah yang diberikan orangtua tidak bersifat materi. Ia mencontohkan, orangtua bisa memberikan hadiah dengan mengunjungi tempat yang anak sukai dan menciptakan interaksi bersama buah hatinya.

"Kalau bisa reward-nya juga berupa interaksi bonding bersama keluarga, bukan materi, sebisa mungkin itu juga bisa membuat persepsi positif kepada anak. Anak akan berpikir oke, kalau bulan Ramadan bisa ikut puasa sampai jam 12 siang itu nanti aku bisa jalan-jalan. Moment bonding bersama orangtua, itu juga memicu memotivasi anak," urainya mengakhiri perbincangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Dibui, Begini Cara Inneke Koesherawati Ajari Anak Puasa

Suami Dibui, Begini Cara Inneke Koesherawati Ajari Anak Puasa

Entertainment | Kamis, 15 Juni 2017 | 04:00 WIB

Bingung Mengajarkan Anak Puasa? Coba Cara Ini

Bingung Mengajarkan Anak Puasa? Coba Cara Ini

Health | Selasa, 06 Juni 2017 | 08:16 WIB

Begini Cara Inneke Koesherawati Melatih Anak Berpuasa

Begini Cara Inneke Koesherawati Melatih Anak Berpuasa

| Jum'at, 10 Juni 2016 | 13:33 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB