Kemenkes Sebut Tidak Ada Kematian Tak Wajar Pada Petugas KPPS

Vania Rossa | Firsta Nodia
Kemenkes Sebut Tidak Ada Kematian Tak Wajar Pada Petugas KPPS
Petugas KPPS di Cikembar, Kabupaten Sukabumi sedang melakukan penghitungan dalam keadaan gelap, Rabu (17/4/2019) malam. (sukabumiupdate.com/Ruslan AG)

Tidak ada kematian yang tidak wajar seperti isu hoax yang dilontarkan sebagian orang.

Suara.com - Sebanyak 498 petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) meninggal dengan wajar. Tidak ada kematian yang tidak wajar seperti isu hoax yang dilontarkan sebagian orang.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS. Bambang mengatakan masyarakat harus percaya pada dokter atau tenaga kesehatan di lapangan yang bisa menentukan apa penyebab kematian tersebut.

"Selama ini kematian yang dilaporkan wajar. Artinya semua kematian yang terjadi ada alasan yang jelas, tidak ada kematian yang misterius. Karena kalau dari sisi medis, kalau tidak wajar petugas kesehatan harus lapor ke kepolisian untuk dilakukan tindak lanjut, artinya selama ini tidak ada yang dilaporkan untuk tindak lanjut,” ujar Bambang dalam rilis yang diterima Suara.com.

Ia melanjutkan, meninggalnya petugas KPPS itu bisa dipicu oleh kelelahan. Artinya ada pemicu yang bisa menyebabkan memperberat kondisi petugas Pemilu sehingga meninggal.

Selain faktor kelelahan, Bambang menyebut tidak menutup kemungkinan faktor psikis memicu penyakit yang diderita petugas KPPS.

"Ada juga penyakit penyerta yang mungkin sudah diderita korban tapi belum diketahui sebelumnya atau sudah diketahui sebelumnya," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS