Idap Kelainan Tidur, Perempuan Ini Belanja Rp 55 Juta Sambil Tertidur Pulas

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Kamis, 16 Mei 2019 | 12:54 WIB
Idap Kelainan Tidur, Perempuan Ini Belanja Rp 55 Juta Sambil Tertidur Pulas
Ilustrasi belanja sambil tidur [shutterstock]

Suara.com - Idap Kelainan Tidur, Perempuan Ini Belanja Rp 55 Juta Sambil Tertidur Pulas.

Menderita kelainan tidur yang langka, ibu tiga anak asal Inggris bernama Kelly Knipes, melakukan hal yang diluar nalar, yakni berbelanja sambil tertidur pulas. Ia bahkan sudah menghabiskan sekitar 3000 poundsterling atau Rp 55 juta

Perempuan berusia 37 tahun sempat terkejut di malam pertama saat ia melakukan belanja sambil tidur. Keesokannya, sebuah truk pengantar pesanan yang berisi lapangan bola basket plastik seharga 100 poundsterling atau sekira Rp 1,8 juta muncul di luar rumahnya. 

Ilustrasi belanja online. (Shutterstock)
Ilustrasi belanja online. (Shutterstock)

Dia juga membeli lemari es, meja, rumah Wendy, dan permen Haribo bernilai ratusan poundsterling selama berbelanja di malam hari.

Mengutip Mirror, demi menghindarinya dari terlilit hutang, ia mengatakan suaminya terpaksa mengunci ponselnya untuk menghentikan pemborosan uangnya.

Perempuan asal Basildon, Essex, Inggris tersebut mengatakan terlalu mudah untuk berhutang di mana-mana karena rincian kartu kreditnya disimpan di ponselnya.

Malam-malamnya dihabiskan dengan kecemasan. Dia sering terbangun melihat tanda terima di email untuk barang-barang yang dia beli tanpa sadar di malam hari. 

"Saya menghabiskan uang yang tidak kami miliki dan saya mulai meminjam uang. Saya tidak bisa mengembalikan uang pembelian makanan, seperti Haribos. Lalu ada pembelian lain yang saya lakukan yang tidak pernah saya kembalikan karena terlalu banyak, saya hanya akan bangun dan meletakkannya di samping saya," jelas dia.

Meskipun suaminya telah berupaya mengunci pintu dan menyembunyikan ponselnya, dia masih berhasil mendapatkannya untuk membeli barang di situs web termasuk Ebay dan Argos.

baca juga

Pembelian aneh lainnya termasuk toples kue senilai 58 poundsterling, pot garam dan merica dan buku tentang mengajar, padahal dirinya bukanlah seorang guru.  

Kelly didiagnosis menderita parasomnia, gangguan tidur yang melibatkan perilaku dan persepsi abnormal.

Kellu juga diketahui menderita apnea tidur obstruktif, yang menghentikan napasnya saat tidur dan memaksa otaknya untuk bangun sebagian, memungkinkannya untuk berjalan dalam tidur.

Kondisinya benar-benar parah dan meningkat sejak tahun 2006 ketika dia hamil anak pertamanya, Henry.

Dia overdosis obat diabetes dalam tidurnya saat dia hamil 20 minggu tetapi mengatakan tidak ada kerusakan serius terhadap kandungannya.

Kelly akhirnya temukan solusi.

Geser untuk kisah selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Praktis, Belanja ke Outlet Ini Bisa Pakai Kartu Elektronik

Makin Praktis, Belanja ke Outlet Ini Bisa Pakai Kartu Elektronik

Press Release | Kamis, 16 Mei 2019 | 10:42 WIB

Selama Ramadan, Orang Indonesia Rata-Rata Belanja Rp 1,2 Juta di e-Commerce

Selama Ramadan, Orang Indonesia Rata-Rata Belanja Rp 1,2 Juta di e-Commerce

Lifestyle | Rabu, 15 Mei 2019 | 14:30 WIB

Anak Kerap Berkeringat Saat Tidur? Hati-hati Bisa Jadi Tanda Penyakit

Anak Kerap Berkeringat Saat Tidur? Hati-hati Bisa Jadi Tanda Penyakit

Health | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:42 WIB

Terkini

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:36 WIB

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

News | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

×