Jadi Pemicu Diabetes, Gula Justru Bantu Deteksi Tumor dan Sel Kanker

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 21 Mei 2019 | 10:40 WIB
Jadi Pemicu Diabetes, Gula Justru Bantu Deteksi Tumor dan Sel Kanker
Ilustrasi gula (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini orang sangat berhati-hati mengonsumsi gula karena dianggap menyebabkan diabetes. Ada pula yang menganggap penderita kanker tidak boleh mengonsumsi gula karena akan membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk.

Faktanya, gula justru tidak memberikan pengaruh apapun terhadap pertumbuhan kanker. Melansir dari mayoclinic.org, gula tidak mempercepat maupun memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Sebaliknya, gula justru membantu mendeteksi tumor di dalam tubuh sekaligus melihat seberapa ganas tumor tersebut.

Jeff Bulte, profesor radiologi di Institute for Cell Engineering di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, dilansir dari hopskinsmedicine.org, telah melakukan penelitian tentang teknik pemindaian tumor terbaru.

Caranya adalah dengan memanfaatkan gula untuk mendeteksi tumor atau sel kanker di dalam tubuh. Teknik pemindaian terbaru temuannya itu sekaligus untuk mencari tahu seberapa ganas tumor dan sel kanker di dalam tubuh.

Ilustrasi suntikan gula radioaktif untuk deteksi tumor (Shutterstock)
Ilustrasi suntikan gula radioaktif untuk deteksi tumor (Shutterstock)

Melansir dari imaging.cancer.gov, teknik pemindaian ini disebut positron emission tomography (PET) yang menggunakan sejumlah kecil pelacak radioaktif berbentuk gula.

Proses kerjanya, pasien diberi suntikan zat yang terdiri dari kombinasi gula dan sejumlah kecil gula berlabel radioaktif.

Gula radioaktif itulah yang membantu menemukan tumor sekaligus mencari tahu tumor dan sel kanker mana saja yang bersifat ganas.

Setelah menerima suntikan gula radioaktif, pasien akan diminta berbaring selama sekitar 1 jam sambil menunggu gula radioaktif menyebar ke seluruh tubuh.

baca juga
Ilustrasi gula pasir. (Shutterstock)
Ilustrasi gula pasir. (Shutterstock)

Jika ditemukan adanya tumor, gula radioaktif tersebut akan menumpuk atau menempel pada tumor. Semakin banyak gula radioaktif yang menempel, artinya tumor tersebut bersifat ganas. Lalu, gambar yang dihasilkan oleh PET ini akan dibandingkan dengan hasil CT scan.

Perlu diketahui pula, teknik pemindaian PET sejauh ini masih dinilai akurat jika mendeteksi tumor yang berukuran besar atau bersifat agresif. Sedangkan untuk mendeteksi tumor yang berukuran sangat kecil dan sel kanker yang kurang agresif masih perlu penelitian lebih lanjut.

Meski begitu, pemindaian PET dapat membantu dalam mengevaluasi dan menentukan penyakit berulang atau kanker yang kembali lagi. Pemindaian PET ini juga bisa digunakan untuk memeriksa suatu pengobatan tumor dan sel kanker berhasil atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Juta Lebih Bayi Lahir dengan Berat Rendah, Terancam Alami Kondisi Ini

20 Juta Lebih Bayi Lahir dengan Berat Rendah, Terancam Alami Kondisi Ini

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 11:17 WIB

Manfaatkan Puasa Ramadan untuk Kurangi Asupan Gula, Garam, dan Lemak Yuk!

Manfaatkan Puasa Ramadan untuk Kurangi Asupan Gula, Garam, dan Lemak Yuk!

Health | Rabu, 15 Mei 2019 | 02:55 WIB

Ngeri, Kakek Ini Menelan Tumor Sendiri

Ngeri, Kakek Ini Menelan Tumor Sendiri

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 09:19 WIB

Terkini

Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah

Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:13 WIB

Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak

Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:10 WIB

Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?

Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:08 WIB

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:07 WIB

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:58 WIB

×