Biar Asam Lambung Tidak Naik, Ini Tips Tidur setelah Sahur

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi | Suara.com

Selasa, 21 Mei 2019 | 15:00 WIB
Biar Asam Lambung Tidak Naik, Ini Tips Tidur setelah Sahur
Tidur nyenyak. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika menjalankan puasa di bulan Ramadan, umat muslim memang disunahkan untuk melakukan sahur. Kegiatan ini tentunya akan mengubah jam tidur selama satu bulan penuh. Jadi sangat wajar jika kita akan merasakan kantuk luar biasa saat makan sahur. Ada yang punya kebiasaan tidur setelah sahur?

Rasa kantuk setelah sahur membuat banyak orang yang bergegas untuk tidur lagi setelah melaksanakan salat shubuh. Memang ada sejumlah dampak negatif yang akan dirasakan kalau langsung tidur setelah sahur. Salah satunya adalah asam lambung yang naik.

Memang sangat disarankan jangan langsung tidur begitu saja setelah sahur. Tubuh kita perlu waktu untuk mencerna semuanya. Langsung tidur hanya akan membuat lemak bertumpuk dan jadi makin buncit. Ini juga yang menyebabkan berat badan menjadi naik.

Tak hanya itu, makanan yang baru masuk ke perut bisa berbalik, tadinya di lambung kemudian malah menuju kerongkongan. Hal itu biasanya disebut refluks.

Namun, jangan khawatir. Ada tips tidur setelah sahur agar asam lambung tidak naik.

Ilustrasi sakit perut, kram perut, sakit maag. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut, kram perut, asam lambung naik. (Shutterstock)

Kalau kamu mengalami refluks, hal pertama yang akan kamu rasakan adalah kerongkongan terasa panas seperti terbakar. Selain itu, mulut juga akan jadi terasa pahit.

Hal ini tentu akan mengganggu puasamu. Itulah mengapa memberikan jeda waktu setelah sahur dan sebelum kembali tidur sangat penting.

Tips lain selain memberikan jeda waktu adalah mengakhirkan makan sahur. Malam sebelumnya tidurlah lebih awal, lalu saat bangun untuk sahur, tubuh sudah segar.

Masih tidur di pagi hari tidak baik bagi kesehatan, karena Anda tidak akan merasakan manfaat paparan sinar matahari pagi yang dapat membantu menurunkan berat badan. (Shutterstock)
Masih tidur di pagi hari tidak baik bagi kesehatan, karena Anda tidak akan merasakan manfaat paparan sinar matahari pagi yang dapat membantu menurunkan berat badan. (Shutterstock)

Dengan begitu saat selesai makan sahur, tak merasa mengantuk lagi karena kebutuhan tubuh untuk istirahat sudah terpenuhi sebelumnya.

Tips tidur setelah sahur agar asam lambung tidak naik lainnya adalah tidur dengan menggunakan bantal yang lebih tinggi.

Hal tersebut untuk mencegah gaya grativitasi agar tidak membuat makanan dan asam lambung naik ke tenggorokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Ciri-ciri Kulit Kering saat Berpuasa

Kenali Ciri-ciri Kulit Kering saat Berpuasa

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2019 | 14:40 WIB

Sering Konsumsi Makanan Pedas Saat Sahur dan Berbuka Puasa? Ini Bahayanya

Sering Konsumsi Makanan Pedas Saat Sahur dan Berbuka Puasa? Ini Bahayanya

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2019 | 13:53 WIB

Agar Tetap Fokus Saat Menyetir di Bulan Puasa, Begini Caranya

Agar Tetap Fokus Saat Menyetir di Bulan Puasa, Begini Caranya

Otomotif | Senin, 20 Mei 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB