Rusuh Demo di Bawaslu, Ini Bahaya Petasan bagi Tubuh!

Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26 WIB
Rusuh Demo di Bawaslu, Ini Bahaya Petasan bagi Tubuh!
Bentrok antara massa dan pihak kepolisian di Jalan Slipi 1, Jakarta, Rabu (22/5). Massa yang memprotes KPU dan Bawaslu mengepung sejumlah titik di Kawasan Slipi, Petamburan, Kemanggisan dan Tanah Abang yabg berujung kerusuhan. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Aksi unjuk rasa di sekitar gedung Bawaslu, Selasa (21/5/2019) berujung rusuh ketika pendemo tidak mau membubarkan diri. Aksi bentrok antar polisi dengan para pendemo pun tak terhindarkan.

Massa tampak melemparkan petasan dan batu ke arah polisi. Pihak kepolisian pun menembakkan gas air mata setelah memberi peringatan.

Padahal petasan akan sangat berbahaya jika terkena tubuh manusia.

Menurut Brad Wiggins dari University of Utah Burn Center mengatakan cedera yang disebabkan oleh nyala api itu nyata dan dapat berlangsung seumur hidup.

"Ketika membakar hingga 2000 derajat, itu memberi Anda luka bakar tingkat ketiga dalam waktu kurang dari satu detik," tutur Wiggins, melansir healthcare.utah.edu.

Jika sudah terkena luka bakar tingkat ketiga, satu-satunya pilihan untuk menyembuhkannya adalah dengan intervensi bedah.

"Dan masalahnya adalah ketika luka bakar tingkat tiga mengenai jari atau persendian, tempat Anda memegangnya karena itu jari-jari Anda."

"Jadi dimanapun (petasan, -red) itu mengenai sendi, benar-benar bisa mengakibatkan kemungkinan adanya amputasi jari, amputasi sebagian jari, prosedur cangkok kulit pada area tersebut dan cacat seumur hidup dari pergerakan sendi di area itu," sambungnya.

Selain itu, percikan api dari petasan juga bisa menyebabkan pakaian terbakar. Menurut Wiggins, ini adalah 'bencana dalam skala yang jauh lebih besar'.

Baca Juga: Menggalang Massa dari Sukabumi, Penyandang Dana Aksi 22 Mei Dibekuk Polisi

"Di situlah orang lupa bahwa kulit Anda adalah organ terbesar tubuh Anda. Anda merusak organ terbesar tubuh secara signifikan dengan nyala api dan itu mati, kulitnya mati, itu berdampak pada setiap sistem tubuh lainnya," jelas Wiggins.

Di sisi lain, berdasarkan laman sja.org.uk, petasan bisa menyebabkan cedera mata.

Semua cedera mata berpotensi serius. Apabila petasan ini sampai mengenai mata, maka risiko fatalnya adalah mengalami kebutaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI