Turunkan Risiko Kanker Nasofaring, Ini Makanan yang Harus Dihindari

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 10:42 WIB
Turunkan Risiko Kanker Nasofaring, Ini Makanan yang Harus Dihindari
Ilustrasi makanan yang dilaran dan diperbolehkan penderita kanker nasofaring. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar duka meninggalnya Ustaz Arifin Ilham yang diketahui menderika kanker nasofaring tengah menjadi perhatian publik di media sosial. Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia kemarin malam, Rabu (22/5/2019) pukul 23.40 waktu Malaysia.

Ulama kondang ini meninggal dunia ketika menjalani perawatan kanker nasofaring dan getah bening di Rumah Sakit Gleneagles Malaysia.

Sebelum meninggal dunia, kondisi Ustaz Arifin Ilham memang beberapa kali sempat menurun. Alvin, anak sulungnya pun selalu mengabarkan kondisi sang ayah di Instagram.

BACA JUGA: Bukannya Bersih, Peneliti Sebut Sering Mencuci Tangan Malah Lebih Berbahaya

BACA JUGA: Gara-gara Gigitan Nyamuk, Bocah 7 Tahun Ini Alami Kejang dan Hilang Ingatan

BACA JUGA: Sudah 3 Tahun Ini, Jokowi Mengaku Selalu Konsumsi Air Kelapa Setiap Minggu

Ustaz Arifin Ilham dinyatakan meninggal dunia setelah kondisinya kritis 2 kali sejak Selasa (21/5/2019). Di sisi lain, kanker nasofaring yang diderita Ustaz Arifin Ilham ini memang termasuk penyakit langka yang cukup mematikan.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Kanker Modern Guangzhou, dilansir dari asiancancer.com, mengatakan penderita maupun orang yang berisiko tinggi kanker nasofaring harus memperhatikan pola makannya.

Ustadz Arifin Ilham saat menjalani perawatan [instagram/alvin_411]
Ustadz Arifin Ilham saat menjalani perawatan [instagram/alvin_411]

Kebiasaan makan mereka sangat berpengaruh dalam tingginya risiko maupun suksesnya pengobatan kanker nasofaring.

Ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi dan ada pula makanan yang sangat baik untuk mengobati serta menurunkan risiko kanker nasofaring.

Makanan yang Dilarang

Orang yang berisiko maupun penderita kanker nasofaring sangat tidak dianjurkan mengonsumsi makanan olahan, seperti daging asap, ikan, dan lainnya.

Sebab, makanan olahan ini mengandung nitrit yang merupakan zat kankerogenik dan bisa memperburuk penyakit kanker nasofaring.

Kondisi terakhir Ustaz Arifin Ilham. [Instagram]
Kondisi terakhir Ustaz Arifin Ilham. [Instagram]

Makanan yang Diperbolehkan

Penderita maupun orang berisiko tinggi kanker nasofaring harus lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar yang mengandung banyak vitamin A, C dan E.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Jenazah Ustaz Arifin Ilham, Ratusan Jamaah Zikir di Masjid Az-Zikra

Tunggu Jenazah Ustaz Arifin Ilham, Ratusan Jamaah Zikir di Masjid Az-Zikra

Entertainment | Kamis, 23 Mei 2019 | 10:34 WIB

Ingin Antar Jenazah Ustaz Arifin Ilham ke Pemakaman? Simak Ini Dulu

Ingin Antar Jenazah Ustaz Arifin Ilham ke Pemakaman? Simak Ini Dulu

Entertainment | Kamis, 23 Mei 2019 | 10:10 WIB

Jenazah Ustaz Arifin Ilham Cuma Singgah Sejenak di Rumah Duka

Jenazah Ustaz Arifin Ilham Cuma Singgah Sejenak di Rumah Duka

Entertainment | Kamis, 23 Mei 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB