Pelihara Hewan Tingkatkan Risiko Iritasi Usus Besar, Salah Satunya Kucing

Agung Pratnyawan | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 26 Mei 2019 | 11:31 WIB
Pelihara Hewan Tingkatkan Risiko Iritasi Usus Besar, Salah Satunya Kucing
Ilustrasi tidur dengan hewan peliharaan (Shutterstock)

Suara.com - Hampir semua orang yang memelihara hewan pasti mempercayai bahwa hewan peliharaan bisa membawa kebahagian atau penghibur.

Sayangnya, orang yang memelihara hewan justru berisiko lebih besar terkena sindrom iritasi usus besar.

Sebuah studi baru dilansir dari Daily Mail menunjukkan orang yang memelihara kucing, anjing dan ikan di rumah memiliki risiko IBS 1,26 kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak memelihara hewan di rumah tinggalnya.

Perlu diketahui IBS alias Irritable bowel syndrome adalah gangguan jangka panjang pada sistem pencernaan. Penyakit ini menyerang usus besar dalam jangka waktu lama.

Para peneliti dari Universitas Negeri Tennessee Timur pun telah membuktikan hubungan memelihara hewan di rumah dengan risiko iritasi usus besar.

Mereka mencurigai bahwa paparan ketombe dan kotoran hewan peliharaan dapat menyebarkan mikrobioma yang menyebabkan pengembangan iritasi usus besar.

Ilustrasi kedekatan manusia dengan anjing. (Shutterstock)
Ilustrasi kedekatan manusia dengan anjing. (Shutterstock)

Di Amerika Serikat sendiri ada sekitar 85 keluarga dan individu memiliki hewan peliharaan, dengan data 77 juta anjing, 58 juta kucing dan sisanya beberapa juta ikan, kuda, kelinci, burungserta hewan lainnya.

Artinya, banyak orang yang sangat suka memelihara hewan di rumah tinggalnya dengan berbagai alasannya.

Sejumlah penelitian dan CDC memang pernah mengungkapkan manfaat memelihara hewan, dari yang membuat suasana hati senang hingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Tetapi, setelah penelitian dikembangkan menemukan bahwa hewan peliharaan bisa juga membawa penyakit. Apalagi jika kita tidak memperhatikan perawatan dan keberihannya.

Sering kita lihat orang-orang yang memelihara hewan senang memeluk atau mencium peliharaannya karena terlalu sayang.

Padahal hal tersebut bisa membuat mereka lebih rentan tertular penyakit dari kutu hewan peliharaannya yang tidak terlihat kasat mata.

Begitu pula dengan bakteri yang menyebar dari kotoran hewannya. Terlebih jika si pemilik kurang memperhatikan kotoran hewan peliharaannya.

Tim peneliti East Tennessee State University telah melakukan penelitian soal ini pada 2.883 pasien dengan hasil mereka yang memelihara hewan di rumahnya berisiko IBS 1,26 dibanding 1 dari mereka yang tidak memelihara hewan.

Para ilmuwan juga meneliti tentang mikrobioma kotoran hewan peliharaan. Ilmuwan Tennessee Timur pun mencurigai kotoran hewan peliharaan yang berbulu dapat mengganggu mikrobioma usus pemiliknya yang menyebabkan IBS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

Bikin Konten Anak Siksa Kucing, Niken Havana Dilaporkan ke Organisasi Kesejahteraan Hewan Australia

Bikin Konten Anak Siksa Kucing, Niken Havana Dilaporkan ke Organisasi Kesejahteraan Hewan Australia

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 09:00 WIB

Bromo dan Kuda-Kudanya: Antara Pariwisata dan Kesejahteraan Hewan

Bromo dan Kuda-Kudanya: Antara Pariwisata dan Kesejahteraan Hewan

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Video | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:00 WIB

Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan

Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:00 WIB

Cara Memelihara Kucing ala Artis: Intip Gaya Santai & Penuh Kasih ala Citra Kirana

Cara Memelihara Kucing ala Artis: Intip Gaya Santai & Penuh Kasih ala Citra Kirana

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:05 WIB

7 Tips Mudik Aman Bawa Hewan Peliharaan, Anti Stres saat Perjalanan

7 Tips Mudik Aman Bawa Hewan Peliharaan, Anti Stres saat Perjalanan

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:00 WIB

Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:20 WIB

Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng

Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB