Silaturahmi Lebaran Banyak Makanan, Makan Pelan Biar Cepat Kenyang

Silfa Humairah Utami

Minggu, 09 Juni 2019 | 13:00 WIB
Silaturahmi Lebaran Banyak Makanan, Makan Pelan Biar Cepat Kenyang
Ilustrasi makan bersama keluarga silaturahmi Lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Silaturahmi Lebaran Banyak Makanan, Makan Pelan Biar Cepat Kenyang.

Masih suasana berkunjung silaturahmi pasca Lebaran, ajakan makan bersama atau atau sajian banyak camilan membuat Anda selera dan menyantap banyak makanan.

Untuk menyiasati Anda tidak kalap, makan pelan bisa membuat Anda kenyang lebih cepat. Untuk itu, kebiasaan makan pelan cocok untuk Anda yang berniat menurunkan berat badan atau minimal menjaga berat badan saat Lebaran.

Dengan merasa kenyang lebih cepat, tandanya Anda tak akan makan dengan kalap hingga menimbun kalori berlebih di dalam tubuh.

Namun, mengapa makan pelan bisa bikin cepat kenyang? Berikut ulasannya.

Makan dengan perlahan telah terbukti mampu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kadar hormon antilapar yang diproduksi saat Anda tidak makan secara terburu-buru. Dengan makan secara perlahan, otak memiliki waktu untuk menerima serangkaian sinyal dari hormon yang dikeluarkan oleh saluran pencernaan.

Reseptor salah satu saraf di perut bisa langsung memberi sinyal pada otak melalui saraf vagus yang menghubungkan usus dan batang otak. Sinyal ini biasanya dilepaskan saat makanan dicerna sebagian di usus kecil. Hormon cholecystokinin akan dikeluarkan oleh usus sebagai respon terhadap makanan yang dikonsumsi selama makan.

Selain hormon cholecystokinin, hormon leptin yang dikeluarkan oleh sel lemak akan memperkuat sinyal untuk meningkatkan perasaan kenyang. Dikutip dari laman Harvard Health Publishing, leptin berinteraksi dengan neurotransmitter dopamin di otak untuk menghasilkan perasaan senang setelah makan.

Berbagai rangsangan dan interaksi ini membutuhkan waku. Oleh karena itu, Anda cenderung lebih cepat kenyang saat makan pelan karena otak, sistem saraf, dan hormon bisa saling memengaruhi dan memberikan rangsangan.

Manfaat makan pelan-pelan

Jika tubuh lebih cepat kenyang otomatis Anda akan makan lebih sedikit kalori. Jika Anda makan lebih sedikit kalori, otomatis risiko obesitas pun akan menurun. Bahkan, Anda bisa mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis jika diterapkan setiap hari.

Selain membantu menurunkan berat badan, makan pelan juga memiliki beberapa manfaat lainnya seperti dilansir Hello Sehat:

Membuat Anda lebih menikmati makanan.
Kesehatan pencernaan meningkat.
Membantu tubuh untuk menyerap nutrisi dengan lebih maksimal.
Menjaga gigi tetap sehat.
Membuat Anda lebih tenang dan terkendali.
Untuk itu, tak ada ruginya untuk makan pelan-pelan. Nikmati setiap kunyahannya dan jangan terburu-buru. Pasalnya, tidak ada kerugian yang Anda dapat dari makan secara perlahan.

Jadi, coba makan pelan untuk merasakan kenyang lebih cepat dan tidak kalap saat silaturahmi di momen Lebaran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Makan Sambil Berdiri Bikin Makanan Terasa Tak Enak

Studi: Makan Sambil Berdiri Bikin Makanan Terasa Tak Enak

Health | Sabtu, 08 Juni 2019 | 14:09 WIB

Rano Karno Sakit Kelelahan saat Lebaran, Minum Ramuan Bumbu Dapur Ini

Rano Karno Sakit Kelelahan saat Lebaran, Minum Ramuan Bumbu Dapur Ini

Health | Sabtu, 08 Juni 2019 | 14:55 WIB

Arus Balik, 23.185 Kendaraan Mulai Tinggalkan Jateng via Jalur Selatan

Arus Balik, 23.185 Kendaraan Mulai Tinggalkan Jateng via Jalur Selatan

News | Sabtu, 08 Juni 2019 | 07:29 WIB

Terkini

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB