Pertama Kalinya Pangeran Harry Rayakan Hari Ayah, Apa Manfaat Jadi Ayah?

Senin, 17 Juni 2019 | 10:14 WIB
Pertama Kalinya Pangeran Harry Rayakan Hari Ayah, Apa Manfaat Jadi Ayah?
Pangeran Harry dan Meghan Markle memperkenalkan anak mereka ke publik untuk pertama kalinya. (Dok. Instagram/SussexRoyal)

Suara.com - Pertama kalinya, Pangeran Harry merayakan Hari Ayah yang jatuh pada Minggu (16/6/2019). Ini bukanlah peringatan Hari Ayah sedunia, melainkan hanya di Inggris saja.

Untuk merayakannya, Pangeran Harry memutuskan untuk mengunggah foto dirinya serta sang buah hati, Archie Harrison Mountbatten-Windsor.

Foto ini juga pertama kalinya Pangeran Harry serta Merhan Markle memperlihatkan wajah putranya itu ke publik secara lebih dekat.

Melihat foto tersebut, tidak sedikit warganet yang memuji bagaimana Pangeran Harry dan Meghan menjadi orangtua untuk baby Archie.

Pangeran Harry merayakan Hari Ayah bersama Bayi Archie. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry merayakan Hari Ayah bersama Bayi Archie. (Instagram/@sussexroyal)

Menjadi orangtua tentu menjadi impian setiap pasangan. Tak terkecuali Pangeran Harry setelah ia menikah dengan Meghan Markle.

Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu saat bayi Archie dilahirkan Pangeran Harry mengungkapkan betapa dirinya sangat senang memiliki buah hati.

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Acedemy of Management Perspectives 2015, lelaki yang memiliki keluarga sendiri dinilai lebih bahagia dan puas. Dan hal ini berefek pada kualitas kerja mereka.

Selain menjadi lebih bahagia, berikut beberapa efek positif menjadi seorang ayah.

1. Kurang egois

Baca Juga: Bikin Gemas, Pangeran Harry Rayakan Hari Ayah Pertamanya Bareng Bayi Archie

Lelaki cenderung dinilai terobsesi pada diri sendiri serta mementingkan diri sendiri.

Tetapi, menurut penelitian oleh The Minnesota Fatherhood Initiative, semua itu bisa berubah ketika mereka mempunyai anak.

Peneliti menemukan, lelaki menjadi lebih fokus dan mengembangkan kemampuan untuk mengasuh dan merawat orang lain ketika menjadi ayah. Tentu hal ini berdampak baik bagi orang-orang di sekitarnya.

2. Peluang mengalami depresi berkurang

Satu laporan dari Finlandia menemukan, pria yang hidup sendiri 80% berisiko mengalami depresi daripada mereka yang berkeluarga.

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa membangun keluarga dan menciptakan ikatan dengan anak-anak Anda adalah salah satu anti-depresan alami yang paling efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI