Benarkah Otak Ibu Berubah Setelah Melahirkan?

Vika Widiastuti | Suara.com

Rabu, 19 Juni 2019 | 06:50 WIB
Benarkah Otak Ibu Berubah Setelah Melahirkan?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu akan mengalami banyak perubahan saat hamil atau melahirkan. Rahim wanita misalnya yang akan tumbuh berkali lipat dari ukuran normal selama masa kehamilan.

Namun, tidak semua perubahan terlihat. Yang terjadi di dalam otak contohnya, bahkan perubahan terbesar terjadi di otak.

Dilansir dari businessinsider, saat pertama kali melihat bayinya, seorang ibu akan merasakan cinta pada pandangan pertama, secara harfiah. Hal tersebut karena bagian inti dari jaringan otaknya masuk.

Mereka menandakan pelepasan hormon perasaan baik, seperti dopamin dan oksitosin ke dalam darahnya, yang segera memicu hubungan kuat antara cinta dan sayang kepada bayinya. Bahkan, penelitian menunjukkan, ibu-ibu ini memiliki tingkat oksitosin yang sama dengan pasangan romantis yang baru saja jatuh cinta.

Pemindaian otak mengungkapkan, seorang ibu juga akan mengalami hal serupa saat melihat bayinya tersenyum.

Namun, berbeda saat seorang ibu melihat bayinya menangis. Tangisan tersebut akan mengaktifkan jaringan di otak ibu yang dikenal sebagai jaringan pengaturan emosi. Hal tersebut termasuk kontrol prefrontal dan cingulate, yang membantu mengendalikan emosinya. Hal ini menjadi hal yang penting, apalagi saat seorang ibu hanya tidur sebentar dan stres oleh tangisan bayinya.

Sentuhan ibu dan bayi  [shutterstock]
Sentuhan ibu dan bayi [shutterstock]

Meski melelahkan, sebenarnya ibu baru menjadi lebih waspada dari biasanya karena jaringan khusus di otak mereka. Para ilmuan berpikir, melahirkan mengaktifkan jaringan ini untuk membantu mendeteksi ancaman dan melindungi bayinya dari bahaya. Dalam situasi bahaya, jaringan ini dapat membantu meningkatkan adrenalin.

Namun, setiap harinya, seorang ibu perlu memahami kebutuhan bayinya. Untuk itu, ia menggunakan empati, yang berasal dari jaringan sosial di otaknya. Hal ini melibatkan insular dan amygdala, yang ditemukan oleh peneliti menjadi lebih aktif ketika para ibu melihat foto-foto bayinya dalam kesulitan dibandingkan dengan foto-foto netral.

Bukan hanya otak ibu saja yang berubah. Peneliti menemukan, otak ayah akan melepaskan oksitosin ketika ia berintekasi dengan bayinya.

Hal tersebut kerap kali disertai dengan lonjakan hormon lain , yaitu prolaktin. Hormin tersebut disebut hormon susu karena memicu produksi ASI.

Namun, pria juga bisa memproduksinya dan para peneliti menemukan, ayah yang sering bermain dengan bayi mereka memiliki kadar prolaktin lebih tinggi dalam darah mereka daripada ayah yang tidak. Mereka juga akan lebih responsif terhadap tangisan bayi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?

Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:23 WIB

Stres Karena Potongan Lagu Terus Berputar di Kepala? Ini Penjelasannya!

Stres Karena Potongan Lagu Terus Berputar di Kepala? Ini Penjelasannya!

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:19 WIB

Mengapa Peringkat IQ Bukan Tolok Ukur Utama Kesuksesan Bangsa?

Mengapa Peringkat IQ Bukan Tolok Ukur Utama Kesuksesan Bangsa?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:46 WIB

KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?

KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:35 WIB

Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda

Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda

Health | Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:57 WIB

Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan

Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan

Health | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:44 WIB

Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus

Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus

Your Say | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:17 WIB

Rahasia Otak Tajam: 6 Makanan Penambah Daya Ingat Berdasarkan Jurnal Medis

Rahasia Otak Tajam: 6 Makanan Penambah Daya Ingat Berdasarkan Jurnal Medis

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:14 WIB

Cara Otak Menciptakan Emosi: Rahasia di Balik Penilaian Kognitif Manusia

Cara Otak Menciptakan Emosi: Rahasia di Balik Penilaian Kognitif Manusia

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB