Dari Terapi Radiasi Hingga Sistem Imun Lemah, Ini Faktor Risiko Tumor Otak

Dinar Surya Oktarini, Rosiana Chozanah

Jum'at, 21 Juni 2019 | 12:06 WIB
Dari Terapi Radiasi Hingga Sistem Imun Lemah, Ini Faktor Risiko Tumor Otak
Ilustrasi pemeriksaan tumor otak. [Shutterstock]

Suara.com - Hingga kini belum ada yang tahu pasti apa penyebab pasti berkembangnya tumor otak pada seseorang. Meski begitu ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit mematikan ini.

Beberapa kondisi genetik dan faktor lingkungan mendukung perkembangan tumor otak.

Tetapi memiliki faktor risiko tidak selalu berarti bahwa seseorang akan terkena penyakit tersebut, dan bahkan banyak orang menderita tumor tanpa memiliki faktor risiko yang diketahui.

Sebagian besar tumor otak tidak terkait dengan faktor risiko yang diketahui dan tidak memiliki penyebab yang jelas. Tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko tumor otak, melansir Cancer.org.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)

1. Paparan radiasi

Faktor risiko lingkungan yang paling dikenal untuk tumor otak adalah paparan radiasi , paling sering dari terapi radiasi untuk mengobati beberapa kondisi lain.

Saat ini, sebagian besar tumor otak yang disebabkan oleh radiasi disebabkan oleh radiasi pada kepala yang diberikan untuk mengobati kanker lainnya.

Mereka paling sering terjadi pada orang yang menerima radiasi ke otak saat masih anak-anak sebagai bagian dari perawatan mereka untuk leukemia. Tumor otak ini biasanya berkembang sekitar 10 hingga 15 tahun setelah radiasi.

Agar aman, sebagian besar dokter menyarankan agar orang (terutama anak-anak dan wanita hamil) tidak mendapatkan tes ini kecuali mereka jelas dibutuhkan.

baca juga

2. Riwayat keluarga

Kebanyakan orang dengan tumor otak tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi kanker otak dan sumsum tulang belakang terjadi dalam keluarga.

Umumnya, orang yang mempunyai 'sindrom kanker' dalam keluarganya cenderung pertama kali memiliki tumor terjadi di usia muda. Mereka mempunyai kelainan yang jelas, seperti kelainan genetik Neurofibromatosis tipe 1 (NF1) dan Neurofibromatosis tipe 2 (NF2), kondisi Sclerosis tuberkulosis, Penyakit Von Hippel-Lindau dan sindrom Li-Fraumeni.

Kondisi bawaan lainnya yang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko tumor otak, termasuk sindrom Gorlin (sindrom nevus sel basal), sindrom turcot dan sindrom cowden.

3. Memiliki sistem kekebalan tubuh lemah

Orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah memiliki peningkatan risiko pengembangan limfoma otak atau sumsum tulang belakang (dikenal sebagai limfoma SSP primer).

Limfoma adalah kanker limfosit, sejenis sel darah putih yang melawan penyakit. Limfoma SSP primer lebih jarang terjadi daripada limfoma yang berkembang di luar otak.

Sistem kekebalan yang melemah dapat bersifat bawaan atau bisa disebabkan oleh akibat dari pengobatan kanker lain, pengobatan untuk mencegah penolakan organ transplantasi atau penyakit seperti AIDS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:25 WIB

6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia

6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:00 WIB

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Health | Senin, 28 Juli 2025 | 21:01 WIB

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:59 WIB

Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh

Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 18:03 WIB

Sembuh dari Tumor Otak, Gugun Gondrong Berniat Nikah Lagi

Sembuh dari Tumor Otak, Gugun Gondrong Berniat Nikah Lagi

Entertainment | Selasa, 04 Februari 2025 | 11:26 WIB

Sembuh dari Tumor Otak, Gugun Gondrong Ternyata Masih Rutin Berobat

Sembuh dari Tumor Otak, Gugun Gondrong Ternyata Masih Rutin Berobat

Entertainment | Selasa, 04 Februari 2025 | 09:57 WIB

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Health | Kamis, 21 November 2024 | 17:40 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×