Sering Dianggap Aib, Depresi Bisa Disembuhkan Lho!

RR Ukirsari Manggalani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 22 Juni 2019 | 14:30 WIB
Sering Dianggap Aib, Depresi Bisa Disembuhkan Lho!
Ilustrasi depresi [Shutterstock].

Suara.com - World Health Organization (WHO) pada 2017 menyatakan bahwa gangguan depresi kini menduduki peringkat keempat penyakit yang paling banyak diidap di dunia. Sekitar 300 juta dari total populasi dunia menderita depresi.

Para spesialis kejiwaan dalam temu media yang dihelat di Lundbeck [Suara.com/Firsta Nodia].
Para spesialis kejiwaan dalam temu media yang dihelat di Lundbeck [Suara.com/Firsta Nodia].

Meski demikian, tingginya angka prevalensi gangguan depresi tidak diikuti dengan meningkatnya pemahaman mengenai gangguan ini di dalam masyarakat. Banyak masyarakat masih menganggap depresi sebagai aib.

Padahal, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr. Eka Viora, SpKJ, orang dengan gangguan depresi bisa pulih sepenuhnya, apalagi jika terdeteksi lebih awal.

"Depresi Iebih sering dilihat sebagai aib daripada penyakit karena berkenaan dengan kesehatan mental, bukan fisik. Stigma inilah yang menghambat orang dengan depresi mendapatkan pengobatan yang tepat," ujar dr Eka Viora dalam temu media dihelat Lundbeck di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Dr Eka Viora menjelaskan bahwa depresi merupakan kondisi medis yang dapat dikategorikan menjadi tiga jenis gejala, antara lain terkait suasana hati, minat yang rendah, kecemasan, motivasi yang rendah, gejala kognitif seperti pelupa, dan gejala fisik meliputi nyeri, gangguan tidur hingga gangguan nafsu makan.

"Meskipun manifestasi utama dari gangguan ini berupa suasana hati yang buruk dan perasaan sedih, penting untuk mengingat bahwa gejala-gejala kognitif dan fisik bisa berkontribusi terhadap gangguan fungsi pada pasien dan memengaruhi kualitas hidup mereka," imbuhnya.

Jika tak tertangani, depresi bisa memunculkan pikiran bunuh diri hingga tindakan bunuh diri itu sendiri pada penderitanya. Padahal jika dideteksi dini dan mendapat perawatan yang tepat, pengidap depresi dapat meningkatkan remisi, menghindari terjadinya kekambuhan, mengurangi beban emosi dan beban keuangan yang timbul oleh gejalanya.

Salah satu manajemen pengobatan depresi adalah pemberian obat antidepresan. Namun ada beberapa anggapan bahwa antidepresan tidak membawa manfaat bagi pasien dan memiliki banyak efek samping.

Namun menurut Prof Vladimir Maletic MD, seorang profesor klinis neuropsikiatri di Fakultas Kedokteran, University of South Carolina, Amerika Serikat menjelaskan bahwa antidepresan telah mengalami perubahan evolusi selama bertahun-tahun.

Saat ini, kata dia, sudah dikembangkan antidepresan baru seperti Vortioxetine yang tidak hanya memperbaiki gejala-gejala terkait suasana hati, namun mengatasi gejala-gejala kognitif sehingga membantu pasien mencapai pemulihan fungsional.

"Hal yang lebih penting lagi adalah Vortioxetine juga dilaporkan memiliki efek samping yang Iebih minimal," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maisie Williams 'GOT' Ungkap Efek dari Terkenal pada Kesehatan Mentalnya

Maisie Williams 'GOT' Ungkap Efek dari Terkenal pada Kesehatan Mentalnya

Health | Kamis, 20 Juni 2019 | 20:15 WIB

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:05 WIB

Penelitian Ungkap Lamanya Jam Kerja Pengaruhi Kesehatan Mental Manusia

Penelitian Ungkap Lamanya Jam Kerja Pengaruhi Kesehatan Mental Manusia

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 18:20 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB