Seram, Bocah Ini Nyaris Diamputasi karena Infeksi Bakteri Pemakan Daging

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 28 Juni 2019 | 19:44 WIB
Seram, Bocah Ini Nyaris Diamputasi karena Infeksi Bakteri Pemakan Daging
Infeksi bakteri pemakan daging membuat bocah nyaris kehilangan kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Seram, Bocah Ini Nyaris Diamputasi karena Infeksi Bakteri Pemakan Daging

Infeksi bakteri pemakan daging bisa menyebabkan amputasi hingga kematian. Seorang ibu asal Indiana, Amerika Serikat, membagikan foto-foto mengerikan saat putrinya mengalami luka akibat bakteri pemakan daging.

Awalnya, ibu bernama Michelle Brown tersebut membawa putrinya yang berusia 12 tahun ke pantai di daerah Florida untuk berwisata.

Tiba ketika cuaca sedang badai, Brown mengaku hanya bermain di air pantai sepergelangan kaki karena arus yang kuat, ombak besar, dan kondisi air laut yang keruh.

Malamnya, Brown mengatakan putrinya Kylei mengeluh rasa sakit di kaki. Rasa sakit berlanjut selama beberapa hari, sampai akhirnya Kylei menangis dan mengaku sangat kesakitan.

Kylei masuk rumah sakit dan mengalami demam dan mengalami pembengkakan di bagian betis.

"Semuanya mulai menurun dengan cepat karena, singkatnya, dia telah tertular bakteri entah bagaimana yang sudah berubah menjadi infeksi. Itu adalah infeksi yang sangat agresif dan sudah menyebar kakinya ke pahanya," tulis Brown di status Facebooknya, dilansir News.com.au.

Brown mengatakan putrinya dirawat di unit perawatan intensif anak (PICU) dan diberi infus untuk menstabilkan detak jantung dan tekanan darah.

Dokter mengatakan Kylei terkena necrotising fasciitis, yang juga dikenal sebagai bakteri pemakan daging.

"Kami mengetahui bahwa Kylei memiliki infeksi yang sangat serius dan harus operasi untuk menghilangkan infeksi tersebut dengan mencoba menyelamatkan kakinya, tetapi yang terpenting adalah hidupnya," tulis Brown.

Brown melanjutkan, putrinya mengalami syok septik dan harus menjalani operasi kedua dan ketiga.

Necrotising fasciitis sendiri merupakan infeksi bakteri langka yang dapat menyebar dengan cepat di dalam tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Perawatan antibiotik dan pembedahan merupakan solusi untuk menghadapi masalah tersebut.

"Kylei lebih baik dan stabil, tetapi dia masih sakit dan kita masih harus menempuh jalan pemulihan yang panjang. Dia minum antibiotik oral dan antibiotik IV 3 kali sehari dan obat penghilang rasa sakit setiap empat jam," tambahnya.

Menanggapi masalah tersebut, pejabat kesehatan Florida mendorong penduduk dan wisatawan untuk berhati-hati di pantai Florida dan memastikan kualitas air sebelum bermain di pantai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melahirkan Secara Caesar, Ibu Ini Malah Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Melahirkan Secara Caesar, Ibu Ini Malah Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Health | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:20 WIB

Waspada, Berenang di Laut Berisiko Kena Infeksi Bakteri Ini

Waspada, Berenang di Laut Berisiko Kena Infeksi Bakteri Ini

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 12:10 WIB

Duh, Perubahan Iklim Disebut Picu Pertumbuhan Bakteri Pemakan Daging

Duh, Perubahan Iklim Disebut Picu Pertumbuhan Bakteri Pemakan Daging

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 22:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB