Melahirkan Secara Caesar, Ibu Ini Malah Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Rabu, 26 Juni 2019 | 14:20 WIB
Melahirkan Secara Caesar, Ibu Ini Malah Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging
Essence setelah melahirkan (Arla Harris/GoFundMe)

Suara.com - Seorang ibu asal Utah mengalami infeksi bakteri pemakan daging setelah melahirkan putranya melalui operasi caesar pada bulan Mei 2019.

Alih-alih bisa pulang dengan bayi laki-lakinya, Essence Blackhurst (21), harus dirawat di rumah sakit di mana dokter harus mengambil jaringannya yang terinfeksi dan merawatnya dengan antibiotik.

Sementara itu, saudara Essence harus menjaga anak Essence, Eli karena sistem kekebalan tubuhnya belum cukup berkembang untuk melawan infeksi menular yang diperjuangkan ibunya.

Untungnya dokter dapat mengendalikan infeksi sehingga mereka dapat mengirim Essence pulang untuk merawat putranya.

Melansir Daily Mail, Essence terkena fasciitis nekrotikan. Infeksi ini dapat menyebar sangat cepat dan merusak jaringan lebih cepat daripada dokter bisa mengatasi penyakit ini.

Essence setelah melahirkan (Arla Harris/GoFundMe)
Essence setelah melahirkan (Arla Harris/GoFundMe)

Meski sudah dirawat secara cepat, sekitar satu dari setiap tiga orang yang tertular infeksi bakteri berbahaya ini tidak akan bertahan. Essense Blackhurst beruntung berada di antara keduanya.

Menurut Healtline, infeksi ini merupakan jenis infeksi jaringan lunak. Ini dapat menghancurkan jaringan di kulit dan otot Anda serta jaringan subkutan, yang merupakan jaringan di bawah kulit.

Necrotizing fasciitis paling umum disebabkan oleh infeksi dengan kelompok A Streptococcus , yang biasa dikenal sebagai bakteri pemakan daging. Ini adalah bentuk infeksi yang bergerak paling cepat.

Ketika infeksi ini disebabkan oleh jenis bakteri lain, biasanya tidak berkembang dengan cepat dan tidak terlalu berbahaya.

Baca Juga: 40 Persen Ibu Alami Depresi setelah Melahirkan, Ini Kata Penelitian

Infeksi kulit bakteri ini jarang terjadi pada orang sehat, tetapi infeksi ini mungkin dapat terjadi bahkan dari luka kecil. Bisa juga masuk melalui luka goresan, atau luka bedah.

Cedera ini tidak perlu besar untuk menahan bakteri. Bahkan tusukan jarum cukup membuat bakteri masuk ke tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI