Dinilai Negatif, Ternyata Facebook Justru Baik untuk Kesehatan Mental

Agung Pratnyawan | Shevinna Putti Anggraeni
Dinilai Negatif, Ternyata Facebook Justru Baik untuk Kesehatan Mental
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Seorang penelitian menemukan media sosial Facebook justru baik untuk kesehatan mental.

Suara.com - Saat ini kehadiran media sosial selalu dipandang memberikan pengaruh buruk. Apalagi seiring makin banyaknya kabar hoax dan tidak beretika yang diunggah di media sosial.

Terutama Facebook, salah satu media sosial yang memberikan pengaruh buruk dan menyebarkan kabar hoax. Padahal Facebook justru satu-satunya media sosial yang baik untuk kesehatan mental penggunanya.

Kita tak bisa memungkiri media sosial sekarang ini, khususnya Facebook memiliki reputasi buruk. Beberapa peneliti bahkan mengklaim platform tersebut dapat merusak kesejahteraan seseorang.

Tetapi, penelitian Keith Hampton, profesor dari Universitas Negeri Michigan membantah Facebook memberikan pengaruh buruk.

"Penelitian ini mengambil kasus banyak orang yang khawatir berisiko gangguan mental karena penggunaan media sosial," kata Hampton dikutip dari New York Post.

Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Hampton tak memungkiri banyak orangtua yang mungkin khawatir kesehatan mental anaknya terganggu karena penggunaan media sosial.

Karena itu, ia membuktikan hal ini dengan meneliti lebih dari 13 ribu orang dewasa di tahun 2015-2016, mencakup pertanyaan seputar teknologi komunikasi dan tekanan psikologis.

Ia menemukan, pengguna media sosial Facebook justru 63 persen lebih kecil untuk mengalami tekanan psikologis, termasuk depresi dan kecemasan.

Artinya, platform ini justru sangat baik untuk kesehatan mental mereka, tidak seperti rumor yang selama ini berkembang.

"Kami menemukan fakta yang menarik dari Facebook bahwa komunikasi atau kontak yang berkelanjutan justru penting untuk menjaga kesehatan mental," ujarnya.

Namun, tidak semua peneliti sepakat dengan simpulan Hampton. Pasalnya, pernah ditemukan seorang gadis remaja mengalami depresi dan merusak harga dirinya karena penggunaan Facebook. Jadi, ada kemungkinan juga kalau anak remaja sulit melepas media sosial meski mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS