Pentingnya Ikut Kelas Zumba bagi Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 01 Juli 2019 | 18:00 WIB
Pentingnya Ikut Kelas Zumba bagi Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme
Ilustrasi nak-anak zumba. [shutterstock]

Suara.com - Pentingnya Ikut Kelas Zumba bagi Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme.

Gangguan Spektrum Autisme (GSA) atau disebut juga sebagai Autism Spectrum Disorder (ASD) kerap kali disalahartikan sebagai penyakit. Padahal, GSA atau ASD adalah suatu gangguan perkembangan kognitif yang berkelanjutan yang berarti akan berlangsung seumur hidup.

GSA atau ASD biasanya mempengaruhi perkembangan kognitif (berpikir) dan berbahasa, keterampilan motorik dan sosial, hal tersebut dapat memperlambat kemampuan si penderita. Setelah didiagnosis GSA atau ASD, seseorang tidak dapat sembuh sepenuhnya.

Rr. Finandita Utari M.Psi., seorang psikolog, mengatakan, ketika anak-anak didiagnosis menderita GSA atau ASD, hal pertama yang harus lakukan orang tua adalah mengajari mereka keterampilan dasar seperti berbicara, berjalan, dan lainnya, karena keterampilan motorik mereka cenderung tumbuh lebih lambat dari anak-anak lain. Selain itu, mereka kesulitan untuk fokus dan memiliki keseimbangan yang kurang baik.

“Anak-anak dengan GSA atau ASD biasanya menghadapi tujuh tantangan umum, yaitu kontak mata yang terbatas, komunikasi verbal dan non-verbal, keterampilan sosial, keterampilan motorik, keterlambatan bicara, perilaku berulang, dan kesulitan beradaptasi,” ungkap Finandita melalui sairan pers yang diterima Suara.cm.

Ia menambahkan, ada berbagai cara agar kondisi tersebut menjadi lebih baik, salah satunya adalah dengan berolahraga atau melakukan gerakan yang melatih koordinasi tubuh, mulai dari mata, tangan, kaki, dan sebagainya. Selain untuk kesehatan, kegiatan itu bermanfaat bagi mereka dalam meningkatkan keterampilan motorik, komunikasi, sosial, dan cara berpikir mereka. Suatu rutinitas dapat meningkatkan fokus,, melatih kemandirian dan mengurangi hipersensitivitas mereka.

Olivia Febriani, seorang spesialis pendidikan zumba menyarankan agar para orang tua mempertimbangkan kelas zumba untuk anak-anak mereka dengan GSA atau ASD, karena kegiatan tersebut menuntut mereka untuk mengikuti instruksi koreografi, menyelaraskan tubuh dengan musik, dan mengendalikan laju pernapasan.

“Anak-anak dengan GSA atau ASD dapat memulai kelas zumba karena kelas ini dilengkapi dengan koreografi yang mudah untuk diikuti, berfokus pada keseimbangan, rentang gerak, dan koordinasi. Meskipun pada awalnya dirancang untuk orang tua, zumba terdiri dari gerakan intensitas yang jauh lebih rendah, sesuai untuk anak-anak penderita GSA atau ASD. Tentunya akan ada penyesuaian pada lagu dan gerakan, sehingga tidak dibutuhkan usaha keras,” papar Olivia.

Untuk meningkatkan keterampilan sosial mereka, Olivia menyampaikan bahwa mereka juga harus mencoba kelas zumba kids karena mereka akan bertemu dengan anak-anak lain dan belajar cara berteman. Bergabung dengan kelas zumba kids dapat pula meningkatkan keterampilan komunikasi mereka. Terlebih lagi, bermanfaat untuk mengembangkan kepemimpinan, kerjasama regu, dan kepercayaan diri mereka.

baca juga

“Setiap orang memiliki naluri musik di dalam diri mereka. Menggerakkan tubuh mereka sesuai ritme, merangsang indera dan koordinasi tubuh mereka. Selain itu, mendengarkan musik pada kelas zumba bagi anak dengan gangguan spektrum autis membuat mereka bahagia,” imbuh Olivia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Julie Estelle Pilih Zumba Intensitas Tinggi untuk Menjaga Kebugaran

Julie Estelle Pilih Zumba Intensitas Tinggi untuk Menjaga Kebugaran

Lifestyle | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:47 WIB

Serunya Zumba Party Ala 90an Dikemas dalam Glow in The Dark

Serunya Zumba Party Ala 90an Dikemas dalam Glow in The Dark

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2019 | 21:10 WIB

Seru dan Bikin Bugar, Yuk Bakar Kalori dengan Zumba Intensitas Tinggi

Seru dan Bikin Bugar, Yuk Bakar Kalori dengan Zumba Intensitas Tinggi

Health | Jum'at, 12 April 2019 | 18:15 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB