Studi Ungkap Asupan Garam yang Tinggi Dapat Sebabkan Perut Kembung

Vika Widiastuti

Senin, 01 Juli 2019 | 20:30 WIB
Studi Ungkap Asupan Garam yang Tinggi Dapat Sebabkan Perut Kembung
Ilustrasi perut kembung. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Kembung merupakan sensasi penuh di perut yang kerap kali membuat tak nyaman. Hal ini biasanya disebabkan oleh penyakit maag atau masuk angin. Lalu benarkah tinggi asupan garam bisa membuat perut kembung?

Para ilmuan telah menganalisis kembali data dari uji klinis besar, yaitu Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dengan Sodium yang dilakukan dua dekade lalu. Mereka menemukan bahwa asupan natrium yang tinggi meningkatkan kembung di antara para peserta uji coba.

Peneliti juga menemukan bahwa diet tinggi serat atau diet DASH juga meningkatkan kembung pada peserta dibanding diet rendah serat. Studi ini dipublikasikan dalam American Journal of Gastroenterology.

"Kembung merupakan salah satu keluhan gastrointestinal (saluran pencernaan, -red) yang biasa di Amerika Serikat dan dapat lebih buruk pada beberapa orang yang memiliki diet tinggi serat. Hasil kami menunjukkan bahwa mereka mungkin dapat mengurangi kembung tanpa mengurangi serat sehat dengan menurunkan asupan natrium," kata penulis senior dalam studi Noel Muller dilansir dari thehealthsite.

Selain itu, kembung diperkirakan telah memengaruhi hingga sepertiga orang dewasa di Amerika Serikat. Bahkan lebih dari 90 persen dari mereka mengalami sindrom iritasi usus. Produksi gas tersebut berkaitan dengan bakteri usus penghasil gas yang memecah serat.

Ilustrasi sakit perut, perut kembung, kram perut, maag. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut, perut kembung, kram perut, maag. (Shutterstock)

Untuk membuktikan apakah benar natrium bisa menyebabkan kembung, para peneliti menganalisis data dari uji coba DASH-Sodium yang dilakukan di empat pusat klinis selama tahun 1998-1999. Diet DASh merupakan diet tinggi serat yang relatif rendah lemak, dan tinggi buah-buahan, kacang-kacangan, serta sayuran. Peneliti juga menguji tentang diet rendah serat.

Masing-masing dari diet tersebut diuji pada tiga tingkat natrium, dan 142 peserta semuanya memiliki tekanan darah tinggi pada awal percobaan. Percobaan ini dilakukan untuk mengatahui pengaruh diet natrium dan faktor-faktor lain pada tekanan darah. Namun, termasuk pula laporan dari partisipan tentang kembung.

Peneliti menemukan bahwa sebelum percobaan, 36,7 persen peserta mengalami kembung, yang kurang sejalan dengan survei prevalensi kembung.

Selain itu, mereka juga menemukan bahwa diet DASH tinggi serat dapat meningkatkan risiko kembung sekitar 41 persen dibandingkan dengan diet rendah serat.

baca juga

Akan tetapi, ilmuan juga menemukan bahwa natrium termasuk menyebabkan kembung. Mereka telah menggabungkan data dari diet DASh dan diet rendah serat, kemudian membandingkan tingkat asupan natrium tertinggi dengan terendah.

Mereka menemukan bahwa asupan tinggi natrium bisa meningkatkan kembung sekitar 27 persen dibandingkan dengan konsumsi rendah natrium. Sehingga mengurangi asupan natrium bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi kembung. Jadi Anda dapat mempertahankan diet tinggi serat yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris

Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:15 WIB

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Mikroplastik Ditemukan pada Garam Laut di Lombok, Akankah Ganggu Keamanan Pangan?

Mikroplastik Ditemukan pada Garam Laut di Lombok, Akankah Ganggu Keamanan Pangan?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

×