Ibu hamil yang Migrain Berisiko Alami Keguguran

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 02 Juli 2019 | 19:00 WIB
Ibu hamil yang Migrain Berisiko Alami Keguguran
Ilustrasi migrain

Suara.com - Ibu hamil yang Migrain Berisiko Alami Keguguran.

Berbagai masalah kesehatan bisa cukup berbahaya bagi ibu hamil dan bayi mereka. Termasuk migrain, yang menurut sebuah penelitian bisa meningkatkan risiko keguguran dan melahirkan anak dengan berat badan rendah.

Dalam jurnal yang diterbitkan 'Head and Face Pain', peneliti mempertanyakan persepsi umum ibu hamil yang menderita migrain, terkait berapa jumlahnya hingga tingkat keparahan sakit kepala yang diderita selama kehamilan.

Dilansir The Health Site, para peneliti mengikutsertakan lebih dari 22.000 ibu hamil dengan migrain yang dibandingkan dengan kelompok ibu hamil sepuluh kali lebih besar tanpa migrain.

"Studi ini menunjukkan bahwa ibu hamil dengan migrain sering mengalami komplikasi sehubungan dengan kehamilan dan persalinan mereka daripada ibu hamil yang tidak menderita migrain," kata Nils Skajaa, BSc, yang merupakan penulis utama studi tersebut.

"Bayi baru lahir yang ibunya menderita migrain selama kehamilan juga memiliki risiko komplikasi yang meningkat seperti gangguan pernapasan dan kejang demam," tambah Skajaa.

Satu temuan dalam penelitian ini adalah bahwa risiko operasi caesar adalah 15-25 persen lebih tinggi untuk ibu hamil dengan migrain daripada ibu hamil tanpa migrain. Sekitar 20 persen dari semua kelahiran di Denmark adalah melalui operasi caesar.

Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. (Shutterstock)

Para peneliti juga menggunakan data yang sama untuk menyimpulkan bahwa obat migrain mungkin mencegah beberapa komplikasi. Namun, hasilnya harus ditafsirkan dengan hati-hati, seperti yang dijelaskan Skajaa.

“Studi ini tidak dirancang khusus untuk memeriksa aspek ini. Namun, kami menunjukkan bahwa risiko komplikasi umumnya lebih rendah untuk ibu hamil dengan migrain yang minum obat dibandingkan dengan ibh hamil dengan migrain yang tidak diobati," tambah Skajaa.

baca juga

"Ini juga menunjukkan bahwa obat migrain bukan merupakan penyebab komplikasi, melainkan migrain itu sendiri. Ini adalah pengetahuan penting bagi inh hamil dengan migrain," ujar dia lagi.

Migrain relatif umum dan mempengaruhi perempuan dua kali lebih banyak daripada lelaki. Penyebab sebenarnya masih belum diketahui, tetapi penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa migrain mungkin dipicu oleh stres, kelelahan, atau perubahan hormon seperti kehamilan.

"Secara paradoks, perempuan usia subur sangat tersiksa oleh migrain. Meskipun pengalaman menunjukkan bahwa migrain menjadi lebih ringan selama kehamilan, penelitian ini menekankan bahwa layanan kesehatan harus sangat memperhatikan ibu hamil dengan migrain," simpul Nils Skajaa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi yang Lahir Kekurangan Vitamin D Berisiko Alami Tekanan Darah Tinggi

Bayi yang Lahir Kekurangan Vitamin D Berisiko Alami Tekanan Darah Tinggi

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 14:40 WIB

Tak Sulit, Ini 6 Cara Agar Terhindar dari Migrain

Tak Sulit, Ini 6 Cara Agar Terhindar dari Migrain

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 06:25 WIB

Sama-Sama Tangani Bumil, Apa Beda Tugas Bidan dan Dokter Kandungan?

Sama-Sama Tangani Bumil, Apa Beda Tugas Bidan dan Dokter Kandungan?

Health | Jum'at, 28 Juni 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

×